Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menyatakan Prabowo Subianto adalah sosok yang menjunjung tinggi pluralisme dan Pancasila. Menurutnya, banyak bukti Prabowo membela kaum minoritas.
"Bahwa sesungguhnya kakak saya (Prabowo) menghargai agama dan warga negara lain. Prabowo dari dulu komit tentang agama. Dari dulu yang minta Ahok memimpin Jakarta adalah Prabowo, saya menentang, tapi Pak Prabowo ngotot, dan saya sangat khawatir dengan kasus intoleransi yang marak terjadi," kata Hashim dalam acara Doa Bagi Bangsa di Jakarta, Selasa (17/6).
Menurut Hashim, selain mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang notabene berasal dari etnis Tionghoa dan beragama kristen, Prabowo juga berjanji akan menyelesaikan kasus GKI Yasmin yang hingga saat ini masih berlarut-larut.
"Prabowo sudah janji sama saya dan kawan-kawan, Gereja Yasmin akan diselesaikan. Sudah tiga tahun lalu, sudah lama. Saya pun sedih sekali," tegasnya.
Tak hanya itu, lanjut Hashim, mantan Danjen Kopassus itu berhasil menyelamatkan TKI Wilfrida Soik dari hukuman mati.
"Yang menyelamatkan Wilfrida Soik, orang yang beragama Katolik itu, Prabowo. Dia mau di gantung, tidak bisa apa-apa. Prabowo yang cari lawyer paling bagus dan bermutu. Dengan kerja keras bisa menyelamatkan perempuan Katolik yang miskin," jelas Hashim.