Demokrat sesumbar bakal jadi penentu pemenang Pilpres

Partai Demokrat cuma berada di posisi empat dengan perolehan suara 10 persen dalam Pemilu Legislatif.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Demokrat sesumbar bakal jadi penentu pemenang Pilpres
demokrat. merdeka.com/arie basuki

Partai Demokrat cuma berada di posisi empat dengan perolehan suara 10 persen dalam Pemilu Legislatif. Partai yang dimotori oleh Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) itu baru akan mengambil keputusan untuk mendukung salah satu kandidat capres dan cawapres pada tanggal 1 Juni mendatang.Wasekjen DPP Partai Demokrat , Andi Nurpati menegaskan, walaupun secara resmi partainya belum mengambil sikap, ke depannya Demokrat tidak akan golput. Bahkan, kata dia, Demokrat bakal menjadi penentu siapa kandidat yang bakal menang atau kalah dalam pertarungan bursa Pilpres 9 Juli nanti."Kemungkinan besar suara 10 persen itu akan diarahkan kemana menunggu Pak SBY . Suara 10 persen lebih ini tentu akan sangat mempengaruhi salah satu calon dalam memenangkan pasangan capres," kata Andi Nurpati kepada wartawan di Kantor KPU , Jakarta, Rabu (28/5).Nurpati menambahkan, peran Partai Demokrat sebagai partai yang memiliki perolehan suara lebih dari 10 persen pada Pemilihan Legislatif lalu sangat penting.Politisi Demokrat yang juga pernah menjadi Komisioner KPU itu menegaskan, suara yang diperoleh partainya tidak boleh dianggap remeh oleh partai lain. Dalam waktu dekat, diakui Nurpati, Demokrat akan segera mengambil sikap apakah mengalihkan suara ke Kubu Prabowo atau Kubu Jokowi ."Netral ini bukan berarti golput. Kita tidak mengusung secara resmi di KPU . Tapi tetap akan mengarahkan suaranya," tegas Nurpati.

Rekomendasi