Batal nyalon hakim MK, Benny Harman bantah dilarang Demokrat

"Politisi jangan masuk, saya pegang teguh itu," ujar Benny di Gedung DPR.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Batal nyalon hakim MK, Benny Harman bantah dilarang Demokrat
Benny K harman. merdeka.com/Imam Buhori

Setelah sempat berambisi untuk mencalonkan diri sebagai hakim Mahkamah Konstitusi ( MK ), politikus Demokrat Benny K Harman tiba-tiba mundur dari pencalonan. Dia membantah hal ini karena dilarang oleh Demokrat."Saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang mendukung banyak kalangan banyak tokoh, mengusulkan supaya saya daftarkan diri. Tapi kami (Demokrat) kan sudah sepakat konsen untuk membangun kembali kredibilitas MK , sebaiknya politisi jangan masuk, saya pegang teguh itu," ujar Benny di Gedung DPR , Jakarta, Selasa (25/2).Sikap Benny ini berubah setelah bertemu langsung dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf kemarin. Dia membantah jika partai telah melarangnya nyalon, tapi dia hanya ingin fokus menjadi caleg Demokrat di Pemilu 2014."Saya sudah diminta kembali oleh partai untuk mencalonkan diri untuk caleg pemilu akan datang, jadi saya lebih memilih bersama rakyat di daerah pemilihan saya," tegas dia.Dia juga membantah bahwa Perppu MK menjadi salah satu persoalan menjegal dirinya di pencalonan ini. Perppu inisiasi Presiden SBY ini melarang politisi menjadi hakim MK jika belum non aktif selama 7 tahun."Meskipun perppu itu UU itu dibatalkan MK tetapi jiwanya semangatnya kami setuju. Kan tidak mungkin setuju dan tiba-tiba melanggar," imbuhnya.Sekali lagi, dia membantah ada larangan dari partai dalam hal ini. Menurut dia, Demokrat justru mendorong pencalonan ini. "Tidak ada, bahkan partai mendorong," kilah dia.Sebelumnya, Benny berkeinginan mencalonkan diri sebagai hakim MK . Dengan catatan, dirinya diizinkan oleh Partai Demokrat untuk mengajukan diri dan mendaftar ikut seleksi hakim MK di Komisi III DPR .Namun setelah melakukan pertemuan dengan Nurhayati, Benny pun tiba-tiba mengurungkan niatnya. Nurhayati beberapa waktu lalu pun belum punya sikap tentang niatan Benny ini. Karena itu, dia meminta pandangan terlebih dahulu kepada Benny sebelum akhirnya Benny mundur dari pencalonan.

Rekomendasi