Usai diperiksa oleh Badan Kehormatan (BK) DPR RI, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens mengklaim bahwa persoalan dengan Ruhut Sitompul yang dia hadapi bukan urusan personal."Mereka (BK) menganggap persoalan ini personal, bahwa pernyataan si Ruhut itu pembelaan dirinya karena saya dahulu yang menyerangnya. Dan saya beri keterangan, saya belum ngomong Ruhut sudah nyerang jadi itu engga bener," ujar Boni di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (12/2).BK menganggapnya persoalan personal dan memberi kesimpulan untuk berdamai. Namun, Boni pun langsung membantahnya. Dia datang ke BK ingin meluruskan pandangan wakil rakyat yang bertindak rasis."Usulan terakhir BK itu minta perdamaian tapi kita tegaskan lagi, ini bukan masalah personal, damai pun kita sudah damai. Kita ke sini ingin melawan pemikiran orang yang keliru dan pemikiran diskriminasi politik," ujarnya.Seperti diketahui, berawal dari talk show di salah satu televisi swasta, Ruhut Sitompul menyebut Boni seperti lumpur Lapindo warnanya hitam. Atas peristiwa tersebut Boni menganggapnya suatu bentuk rasis terhadap dirinya.
Usai diperiksa BK, Boni bantah masalah Ruhut urusan personal
"Kita ke sini ingin melawan pemikiran orang yang keliru dan pemikiran diskriminasi politik," ujarnya.
Rekomendasi