Ruhut: Pengacara SBY buat nakutin orang-orang enggak beres

"Perlu keluarga itu ada kehadiran Pak Palmer, karena Ibas tangan panjang saja salah, semua salah," kata Ruhut.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Ruhut: Pengacara SBY buat nakutin orang-orang enggak beres
Ruhut Sitompul mundur dari ketua Komisi III. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, penunjukan Palmer Situmorang sebagai pengacara keluarga SBY hal yang wajar. Terlebih, belakangan banyak fitnah yang ditujukan ke Ketua Umum Partai Demokrat itu.Ruhut menilai, pengacara keluarga SBY juga diperlukan untuk menakut-nakuti orang yang kerap menjelek-jelekan SBY tanpa dasar. Sehingga, seseorang dalam mengomentari SBY dan keluarga bisa lebih hati-hati."Supaya semua orang nggak sembarangan lagi asal ngomong, jadi yang dikatakannya itu bertanggung jawab. Perlu keluarga itu ada kehadiran Pak Palmer, karena Ibas tangan panjang saja salah, semua salah," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/12).Ruhut menilai jelang SBY lengser semakin banyak pernyataan-pernyataan orang yang menyerang SBY beserta keluarga. Meskipun alam demokrasi, Ruhut berpendapat, tak juga orang-orang berbicara tanpa pertanggungjawaban."Kayak gua debat kemarin, ada orang bilang SBY gagal 9 tahun, ah lu pengamat hitam adu polisi, kita juga bisa," kata dia."Karena makin kebangetan. Hina kita boleh, katanya demokrasi dikedepankan. Diberi kebebasan tapi nggak ada tanggung jawab," imbuhnya.Dengan adanya Palmer sebagai pengacara keluarga, Ruhut yakin tidak ada lagi orang-orang yang akan menghina SBY. "Orang yang nggak beres jadi ketakutan, tak boleh sembarangan. Itu hal biasa (nunjuk pengacara)," tegas dia.Menurut dia, sejauh ini memang ada beberapa catatan tim pengacara terhadap orang-orang yang sudah kelewatan mengomentari SBY. Kendati demikian, pihaknya belum mau melaporkan orang itu ke polisi."Ada catatan-catatan, tapi belum sekarang (dilaporin). Kalau ada yang kebangetan, kita bisa gugat perdata dan lapor polisi. Sifatnya jaga-jaga saja," pungkasnya.

Rekomendasi