Pimpinan Komisi I: Cuma orang sableng yang percaya dukun politik

Para calon pejabat negara harusnya menunjukkan konsep untuk memakmurkan rakyat, bukan malah percaya dukun.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Pimpinan Komisi I: Cuma orang sableng yang percaya dukun politik
TB Hasanuddin. ©2012 Merdeka.com

Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin angkat bicara soal jasa dukun politik yang ditawarkan oleh Dr KH Desembrian Rosyady S.Ag, SH, SE, MM, MBA. Menurut politikus PDIP itu, hanya orang sableng saja yang percaya dan mau menggunakan jasa dukun politik agar terpilih menjadi anggota DPR, kepala daerah maupun presiden."Orang gendeng saja itu. Orang sableng yang percaya begituan (dukun politik)," ujar TB Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).Purnawirawan jenderal TNI bintang dua itu mengatakan, sebagai calon wakil rakyat dan pejabat negara seharusnya bekerja keras menyusun konsep untuk kemajuan masyarakat. Bukan meminta tolong kepada dukun agar terpilih menjadi legislator."Ya harus kerja keras," tegasnya.Pria bernama Dr KH Desembrian Rosyady S.Ag, SH, SE, MM, MBA mengaku dapat membantu para caleg, calon kepala daerah dan capres untuk terpilih. Dia menjanjikan kemenangan kepada mereka yang mau mengikuti syarat-syarat yang diajukannya. Salah satunya adalah membayar sejumlah uang kepadanya yang jumlahnya mencapai miliaran hingga triliunan."Insya Allah pasti jadi asal sebelum 10 hari-6 bulan pemilihan," katanya.Dia mengaku berpraktik di Jl Kenanga No 8, Bambu Apus, Jakarta Timur. "Silakan datang ke tempat saya, atau kirim nama, nama orang tua, daerah pemilihan, partai apa, nomor urut, alamat rumah, dan tanggal lahir," jelasnya.Desembrian pun menyatakan, akan memberi jawaban terhadap para kliennya dalam waktu tujuh hari. "Insya Allah akan ada jawaban, apakah orang itu akan terpilih atau tidak," ujarnya."Kalau misalnya jawabannya orang itu sulit terpilih, ada tahapan selanjutnya kalau dia minta dibantu, termasuk tarif yang harus dibayarkan," ujar pria 51 tahun.Ketika ditanya ritual apa yang harus dilakukan, Desembrian enggan mengungkapkan. "Itu rahasia dapur," tandasnya.

Rekomendasi