Ikut konvensi, Hayono Isman minta bantuan Lemhannas dan Kadin

Hayono sudah berbicara dengan para senior Lemhannas untuk dimintai pendapat dan dukungannya.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Ikut konvensi, Hayono Isman minta bantuan Lemhannas dan Kadin
Swing Voter. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mulai gencar melakukan persiapan untuk ikut konvensi capres Demokrat. Dia mengandalkan petinggi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) untuk menyukseskan niatannya maju sebagai capres.Hayono mengaku hingga kini belum membentuk tim sukses secara resmi untuk mendukung penuh dirinya dalam konvensi. Namun, dia telah melakukan komunikasi dan pembicaraan bersama sejumlah tokoh di negeri ini untuk membahas visi dan misi yang akan dibawa dalam konvensi nanti."Ya saya tentu akan merekrut para ahli di bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang pendidikan, otonomi daerah, politik, baik politik Indonesia dan internasional, pertahanan, termasuk dalamnya TNI," jelas Hayono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/8).Dia pun mengaku cukup percaya diri untuk ikut dalam konvensi karena pengalamannya sebagai alumni Lemhannas dan mantan Menpora. Hayono juga sudah berbicara dengan para senior Lemhannas untuk dimintai pendapat dan dukungannya tentang konvensi."Karena itu, saya cukup gembira teman-teman saya banyak yang memiliki keahlian di bidang tadi, saya alumni Lemhannas, itu tidak kurang, orang per orang bisa saya minta tolong. Saya sudah temui Agum Gumelar ketua ikatan alumni Lemhannas untuk meminta tokoh-tokoh dan pakar yang ada di Lemhannas," tegas dia.Selain itu, Hayono juga akan meminta dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari segi ekonomi dan para senior-senior lainnya untuk melancarkan niatannya sebagai capres dari Demokrat. "Punya banyak temen di Kadin, berbagai kampus yang memahami soal ekonomis sebagai sumber mendapatkan dukungan ahli dan tentu teman-teman para menteri di era Orde Baru, Haryono Suryono saya mintai masukan, beliau ahli kesra yang saya pikir pemikirannya masih relevan untuk Indonesia ke depan, Profesor Dimyati Hartono pakar di bidang ideologi, perlu dimintai pendapat," ujarnya.

Rekomendasi