PDIP: Pernyataan SB soal bandit berasal dari pengalaman

Hak dan kebebasan SB dalam mengekspresikan dan mengartikulasikan kekecewaannya selama bergabung di PAN harus dihargai.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
PDIP: Pernyataan SB soal bandit berasal dari pengalaman
Soetrisno Bachir. ©2012 Merdeka.com

Pernyataan dan curahan hati yang disampaikan oleh mantan Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir (SB) tentang partai politik sebagai sarang bandit merupakan refleksi pengalaman SB selama aktif di PAN. Pernyataan SB itu lebih bersifat mereprensentasikan pengalaman dan kondisi internal PAN."Menurut saya pernyataan Sutrisno Bachir (SB) tersebut lebih bersifat  merepresentasikan pengalaman dan kondisi internalnya partainya sendiri serta tidak dimaksudkan untuk memvonis kondisi semua parpol di Indonesia sebagai sarang para bandit," ujar Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah melalui pesannya kepada wartawan, Senin (16/7).Menurutnya, hak dan kebebasan SB dalam mengekspresikan dan mengartikulasikan kekecewaannya selama bergabung di PAN harus dihargai. Karenanya, parpol lain tidak usah gusar dan tersinggung dengan pernyataan SB itu."Saya sangat yakin masih ada parpol di Indonesia yang mempunyai idealisme dan integritas politik untuk membangun bangsanya ke arah yang lebih baik lagi," jelas dia.Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR ini meyakini saat ini  sedang terjadi gerakan politik untuk melakukan deparpolisasi dengan mendeskreditkan peran dan fungsi parpol oleh beberapa kalangan tertentu. Gerakan tersebut bukan untuk memperbaiki keadaan bangsa ini."Mereka merasa bahwa sistem politik Indonesia saat ini terlalu memberi ruang kepada parpol untuk berkuasa sehingga menimbulkan berbagai macam kecemburuan politik bagi mereka yang nonparpol," terang dia.Salah satu contohnya, kata Basarah, adalah gerakan untuk mendukung pencapresan lewat jalur nonparpol atau jalur independent melalui isu perubahan UUD 1945. "Di sisi lain saya juga berharap masyarakat dan juga terutama media massa dapat secara jernih memberikan suatu penilaian terhadap eksistensi dan kinerja masing-masing parpol yang ada di Indonesia saat ini," ucap dia.

Rekomendasi