Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pusat kajian Sumitro Djojohadikusumo berdiri di Washington

Pusat kajian Sumitro Djojohadikusumo berdiri di Washington hashim djojohadikusumo. ©2012 Merdeka.com/handout/kapanlagi.com

Merdeka.com - The Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Washington DC, Amerika Serikat meresmikan berdirinya Pusat Kajian Sumitro Djojohadikusumo Untuk Kebangkitan Ekonomi Asia Tenggara. Pusat Kajian ini merupakan wadah kajian masalah-masalah Asia Tenggara termasuk Indonesia. Ernest Z Bower ditunjuk memimpin pusat studi ini.

"Professor Sumitro Djojohadikusumo, adalah begawan ekonomi Indonesia dan sering disebut sebagai arsitek ekonomi Indonesia modern. Sumitro bekerja sama dengan Yayasan Ford tahun 1950-an dalam mengirim ekonom Indonesia ke Amerika Serikat untuk studi S3 di bidang ekonomi," demikian keterangan pers yang dikirim Direktur Institute for Policy Studies fadli Zon dari Washington AS, Rabu (10/10).

Sumitro juga pernah menjadi wakil misi Indonesia tahun 1947-1949 di AS ketika kemerdekaan Indonesia masih harus diperjuangkan di Konferensi Meja Bundar dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sumitro juga merupakan ayah kandung Letjen Purn Prabowo Subianto dan pengusaha Hashim Djojohadikusumo. Hashim juga yang mendanai berdirinya pusat kajian ini untuk meneruskan perjuangan ayahnya.

Berbagai program lembaga untuk meningkatkan kerjasama Indonesia dan AS. Di antaranya melakukan studi dan rekomendasi di bidang keamanan, teknologi, politik dan ekonomi. Ada juga tukar menukar kunjungan antara DPR dan Senat AS. Selain itu memberikan bantuan dana untuk peneliti Indonesia dan AS.

Lalu studi tentang integrasi ekonomi ASEAN, perdagangan regional dan arsitektur keamanan dan jalur untuk kerjasama perdagangan yang menyambung ASEAN ke pasar global. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP