Puan Maharani ke Penggugat UU TNI: Tolong Baca Dahulu Secara Baik-Baik Isinya

Menurut Puan, jika memang ada ketidaksesuaian dalam UU TNI, barulah bisa dilakukan tindakan lebih lanjut.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Puan Maharani ke Penggugat UU TNI: Tolong Baca Dahulu Secara Baik-Baik Isinya
Ketua DPR Puan Maharani (Istimewa)

Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) digugat oleh sekelompok pihak ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar semua pihak membaca isi UU TNI dengan saksama sebelum mengajukan protes.

"Baru selesai disahkan, kemudian penomorannya pun baru selesai. Jadi tolong baca dahulu secara baik-baik isinya, apakah ada yang tidak sesuai, mencurigakan, atau tidak sesuai dengan yang diharapkan," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3).

Menurutnya, jika memang ada ketidaksesuaian dalam UU TNI, barulah bisa dilakukan tindakan lebih lanjut. Namun, ia menekankan pentingnya memahami isi undang-undang terlebih dahulu sebelum mengambil sikap.

"Kalau yang beredar itu memang tidak sesuai dengan yang diharapkan, dan apa yang sudah diputuskan itu memang tidak sesuai harapan, barulah kemudian melakukan tindakan yang memang harus diprotes. Namun, kalau belum baca, tolong baca dahulu," tambahnya.

Lebih lanjut, Puan mengimbau semua pihak yang menolak UU TNI untuk menahan diri, mengingat saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan.

"Ini bulan puasa, bulan penuh berkah, apalagi sudah menjelang Hari Raya Idulfitri. Marilah kita sama-sama menahan diri, menjalani bulan puasa yang tinggal beberapa hari ini dengan lebih berkah dan damai," katanya.

Puan juga mengingatkan bahwa UU TNI telah tersedia di situs resmi DPR dan dapat diakses oleh publik.

Rekomendasi