Profil 5 anggota DPR dengan suara terbanyak

Kamis, 15 Mei 2014 10:44 Reporter : Iqbal Fadil
Profil 5 anggota DPR dengan suara terbanyak Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - KPU akhirnya merampungkan tahapan pemilu legislatif 2014 dengan mengumumkan 560 calon anggota legislatif terpilih yang akan duduk di Senayan untuk masa bakti 2014-2019. Sebagai pemenang, PDIP menempatkan sebanyak 109 wakilnya, sementara Partai Hanura berada di urutan paling buncit dengan jumlah legislatornya sebanyak 16 orang.

"Penetapan perolehan kursi dan calon anggota DPR terpilih ini berdasarkan rekapitulasi nasional yang dilakukan Jumat tanggal 9 Mei lalu. Sehingga, pada kesempatan kali ini kami hanya menanyakan kepada para saksi parpol apakah yang dibacakan hari ini telah sama dengan yang ditetapkan Jumat lalu," kata Ketua Husni Kamil Manik di Jakarta, Rabu (14/5) kemarin.

Perwakilan 10 partai politik yang lolos parliamentary threshold tidak menyatakan keberatan atas keputusan KPU tersebut. Berikut jumlah kursi masing-masing parpol yang lolos ke DPR:

1. PDI Perjuangan 109 kursi,

2. Partai Golkar 91 kursi,

3. Partai Gerindra 73 kursi,

4. Partai Demokrat 61 kursi,

5. Partai Amanat Nasional 49 kursi,

6. Partai Kebangkitan Bangsa 47 kursi,

7. Partai Keadilan Sejahtera 40 kursi,

8. Partai Persatuan Pembangunan 39 kursi,

9. Partai NasDem 35 kursi,

10. Partai Hanura 16 kursi.

KPU juga mencatat 10 nama caleg yang memperoleh suara sah terbanyak. Mereka adalah Karolin Margret Natasa (PDIP) dengan 397.481 suara sah, Puan Maharani (PDIP) 369.927 suara, Wayan Koster (PDIP) 260.342 suara, Rieke Diah Pitaloka (PDIP) 255.044 suara dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Partai Demokrat) 243.747 suara.

Kemudian Nusron Wahid (Partai Golkar) 243.021 suara, Olly Dondokambey (PDIP) 237.620 suara, Dodi Reza Alex Noerdin (Partai Golkar) 203.246 suara, Hanafi Rais, (PAN) 197.915 suara, serta Hasan Aminuddin (Partai Nasdem) dengan 190.226 suara.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedelapan tentang PKPU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, peresmian anggota DPR dan DPD RI dilaksanakan pada Agustus hingga September oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono . Sedangkan pengucapan sumpah dan janji anggota terhadap 560 anggota DPR dan 132 anggota DPD terpilih digelar pada bulan Oktober oleh Sekretaris Jenderal DPR RI.

Berikut profil 5 caleg peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2014:

1 dari 5 halaman

Karolin Margret Natasa

Karolin Margret Natasa. ?2012 Merdeka.com

Wanita cantik bergelar dokter lulus Universitas Atma Jaya ini merupakan caleg incumbent dari PDIP. Saat ini, Karolin tercatat sebagai anggota Komisi IX DPR yang membidangi kesehatan, tenaga kerja.

Putri Gubernur Kalbar Cornelis ini, kembali maju dari dapil Kalimantan Barat seperti pada Pemilu 2009 lalu yang meliputi seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat: Kabupaten Sambas, Bengkayang, Pontianak, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, dan Singkawang.

Pada Pemilu 2009, Karolin meraih 222.021 suara (peringkat ketiga nasional), sedangkan dalam Pemilu 2014, dia meraih 397.481 suara sah yang menempatkan dia di peringkat pertama caleg dengan raihan suara terbanyak se Indonesia.

Topik pilihan: Caleg artis | Caleg Seksi

2 dari 5 halaman

Puan Maharani

Puan Maharani tulis target suara PDIP. ?2014 merdeka.com/Saugy Riyandi

Siapa yang tidak kenal Puan Maharani. Putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu semakin eksis di kancah politik nasional semenjak menjadi salah satu ketua DPP PDIP dan menjadi ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP dalam pemilu 2014. Posisinya di DPR periode ini pun penting dengan menjadi ketua fraksi meski kiprahnya di Komisi VI DPR tidak terlalu menonjol.

Dalam Pemilu 2014, Puan kembali maju dari daerah pemilihan Dapil Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali). Perolehan suaranya kali ini melonjak drastis menjadi 369.927 suara yang menempatkan dia di urutan kedua caleg peraih suara terbanyak nasional.

Predikat ini dipertahankan Puan karena pada Pemilu 2009, dengan raihan 242.504 suara dia juga berada di peringkat kedua.

Topik pilihan: Puan Maharani | PDIP

3 dari 5 halaman

Wayan Koster

I Wayan Koster. merdeka.com/Dwi Narwoko

Wayan Koster merupakan salah satu politikus senior PDIP dari Bali. Saat ini dia duduk di Komisi X DPR yang membidangi masalah pendidikan. Dengan raihan 260.342 suara dalam pemilu 2014, Wayan berada di urutan ketiga peraih suara terbanyak. Pemilu kali ini merupakan keikutsertaannya yang ketiga setelah 2004 dan 2009.

Wayan Koster tercatat sebagai salah satu peraih suara terbanyak nasional pada pemilu 2009 dengan meraih 185.901 suara.

Nama Wayan sempat mencuat setelah dia dan Angelina Sondakh disebut-sebut terpidana kasus suap pembangunan Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, ikut menerima aliran dana proyek tersebut.

Dalam persidangan yang berlangsung tanggal 27 Januari 2012 di Pengadilan Tipikor yang terletak Jakarta Selatan, Lutfi Ardiansyah, sopir pribadi mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group, Yulianis, menyatakan kesaksiannya bahwa Permai Group menggelontorkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk Koster dalam dua kali penyerahan.

Wayan telah berkali-kali membantah kesaksian Lutfi ini. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor tanggal 15 Februari 2012, Koster menegaskan bantahannya bahwa ia tidak pernah menerima aliran dana tersebut. Dia juga sempat dikenai status cegah namun setelah setahun status itu dicabut oleh pihak imigrasi.

Topik pilihan: Sosok Caleg | Caleg Gagal

4 dari 5 halaman

Rieke Diah Pitaloka

Rieke Diah Pitaloka. ?2012 Merdeka.com

Rieke Diah Pitaloka (PDIP) mendapat 255.044 suara dalam pemilu 2014 yang membuatnya berada di peringkat keempat caleg suara terbanyak. Rieke bertarung dari dapil Jabar VII. Sebelumnya pada Pemilu 2009 dia lolos ke Senayan dengan meraup 80.681 suara Dapil Jabar II.

Sebelum menjadi politikus PDIP, Rieke pernah menduduki jabatan wakil sekretaris jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar dan menjadi caleg PKB pada Pemilu 2004 namun gagal. Rieke kemudian mengundurkan diri dari partai berbasis massa Islam tersebut untuk bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Kiprahnya di DPR dikenal sangat vokal terutama memperjuangkan nasib para buruh migran. Rieke merupakan salah satu anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Pada tahun awal tahun 2013 Rieke mencoba peruntungan ikut pemilihan sebagai Gubernur Jawa Barat dengan didampingi Teten Masduki. Namun pasangan ini dikalahkan jagoan incumbent Ahmad Heryawan yang berpasangan dengan artis Dedi Mizwar.

Topik pilihan: Caleg Stres | DPR

5 dari 5 halaman

Edhie Baskoro Yudhoyono

Ibas buka KLB Demokrat. ?2013 Merdeka.com/imam buhori

Ibas, begitu panggilan putra bungsu Presiden SBY itu. Karir politiknya melesat cepat setelah dalam kepengurusan Partai Demokrat di bawah Anas Urbaningrum, dia diangkat sebagai sekjen. Di Pemilu 2009, Ibas meraih suara tertinggi nasional dengan 327.097 suara dari daerah pemilihan Jawa Timur VII yang mencakup Kabupaten Pacitan, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, dan Magetan.

Namun, di tengah jalan Ibas mengundurkan diri, yaitu pada Februari 2013. Saat itu Ibas beralasan akan fokus pada urusan partai dan dia mengaku sedang banyak persoalan termasuk kondisi anaknya yang sakit.

Meski begitu, Ibas kembali maju pada pemilu 2014 dari dapil yang sama. Buktinya, popularitas dia masih cukup tinggi dengan mendapat 243.747 suara yang membuatnya kembali menjadi anggota DPR untuk periode mendatang [lia]

Baca juga:
Tiga atlet lolos jadi wakil rakyat
Ini 7 menteri yang melenggang ke Senayan
Kaum hawa puncaki perolehan suara caleg DPR terpilih 2014
Ini perolehan kursi resmi parpol Pemilu 2014

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini