PPP: Peluang cawapres Jokowi dari parpol atau non parpol sama besarnya

Kamis, 12 Juli 2018 01:44 Reporter : Sania Mashabi
Arsul Sani. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai peluang tokoh dari partai politik maupun non-partai politik sama besarnya dipilih sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Meskipun, kata dia, setiap calon yang berasal dari partai politik atau non partai politik memiliki kelebihan dak kekurangan masing-masing.

"Saya kira sama besarnya atau sama kecilnya antara partai politik dan non partai politik. Meskipun tentu ada pihak-pihak berkepentingan di luar sesuai dengan kepentingannya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Kata Arsul, sebelum difinalisasi, nama yang dipilih Jokowi akan didiskusikan dengan partai koalisi.

"Beliau menyampaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, untuk bertemu antara ketum partai. Intinya akan segera difinalkan soal komposisi dari partai koalisi baik bertambah atau tidak bertambah dari yang sudah ada, lima parpol yang ada di parlemen, bertambah atau tidak itu akan segera difinalkan," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR ini juga menegaskan, cawapres Jokowi tidak akan jauh dari nama-nama yang sering beredar di media massa. Meskipun tambahnya, penentuan cawapres juga dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal di luar koalisi.

"Tapi bahasanya menurut Mas Romi adalah tidak jauh dari 10 nama itu," ucapnya.

Jokowi mengatakan, dari 10 nama bakal cawapres, saat ini sudah mengerucut menjadi lima nama saja. Namun, dia mengatakan, publik harus bersabar menunggu pengumuman resmi dari koalisinya nanti. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini