Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP Sebut Belum Ada Wacana Pembentukan Wadah Lain Usai TKN Bubar

PDIP Sebut Belum Ada Wacana Pembentukan Wadah Lain Usai TKN Bubar Hasto Kristiyanto. ©2017 Merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDIP, yang juga mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, sejauh ini belum ada wadah lain yang ingin dibentuk sebagai pengganti TKN. Di mana, beredar isu akan dibentuk Sekretaris Gabungan atau Sesgab.

"Kami belum berpikir ke sana. Tetapi intinya kan koordinasi dan komunikasi. Dengan kemajuan teknologi kami bisa melakukan rapat-rapat dengan menggunakan komunikasi yang lebih baik," kata Hasto usai menghadiri acara Konferda PDIP ke V wilayah Jawa Barat, Bandung, Sabtu (27/7).

Dia menegaskan, komunikasi akan terus berjalan. Adapun pertemuan kemarin, lebih bagaimana para Sekjen menjelaskan kebijakan Presiden ke depan, kepada seluruh Ketua Umum partai.

"Pertemuan para sekjen kemarin kami menyepakati agenda penting dan strategis. Seluruh sekjen bertanggungjawab dalam menjabarkan kebijakan presiden bersama para ketum," jelas Hasto.

Sehingga, masih kata dia, apakah bentuknya Sesgab atau yang lain, itu akan dibicarakan lebih jauh dengan Presiden maupun Ketum parpol.

"Tetapi intinya dengan adanya semacam forum komunikasi di antara para Sekjen, tugas dalam menjabarkan kebijakan akan dapat dijalankan dan membangun koordinasi yang lebih baik, guna mengawal pemerintahan Pak Jokowi-Kiai Maruf Amin lebih baik dari sebelumnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi membubarkan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf (TKN).

"Ya intinya tadi pembubaran TKN. Kemudian evaluasi-evaluasi. Intinya semuanya baik," ucap Jokowi di Restoran Seribu Rasa, Jakarta.

Dia pun mengucapkan terimakasih atas kerjasama selama ini. "Ya tentu ucapan terimakasih. Kaena kerja keras pagi, siang, malam. Dari TKN dalam memanajemen kegiatan hampir 1 tahun. Dan berkat kerja keras pagi, siang, malam, ya kita kerja sama-sama, gotong royong," ungkap Jokowi.

Meskipun dibubarkan, masih kata dia, TKN dalam konteks lparpol akan terus ketemu. Baik itu dengan Sekjen dan Ketum-ketum.

"Hanya memang kita ini kan mengatur kapan ketemunya. Kalau sudah sangat urgen ya, 5 menit saja kita telepon-teleponan, sudah kumpul kok," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP