Warga Mengeluh Bising, Jam Operasional Padel di Bandung Bakal Diatur

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berencana mengatur jam operasional lapangan padel demi menjaga kenyamanan warga setempat.

Tim Regional
Oleh Tim Regional - Reporter
Warga Mengeluh Bising, Jam Operasional Padel di Bandung Bakal Diatur
<p>Ilustrasi padel, raket padel. (Photo by Oliver Sjöström on Pexels)</p>

Di Bandung, masyarakat mengeluhkan suara bising yang dihasilkan oleh aktivitas olahraga padel yang berlangsung hingga larut malam. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa ia akan menetapkan jam operasional untuk lapangan padel agar tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Jam operasional sampai sekarang aturannya belum ada. Tapi kami akan bikin aturan yang lebih ketat dan yang paling penting adalah peraturan tersebut kemudian bisa ditegakkan dan dipantau,” ungkapnya pada Senin (3/8/2026).

Farhan menambahkan bahwa adanya regulasi ini sangat penting untuk menciptakan keadilan bagi semua pihak, baik para pelaku usaha maupun masyarakat yang tinggal di sekitar area usaha tersebut.

Farhan juga menegaskan bahwa pengelola lapangan padel harus memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar, terutama karena banyak usaha tersebut berlokasi di kawasan permukiman

. Ia menekankan bahwa pemilik usaha tidak hanya perlu memenuhi syarat legal dan perizinan, tetapi juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan warga setempat untuk menghindari potensi konflik sosial.

“Jadi sekarang saya akan melakukan penekanan kepada para pemilik usaha. Jangan hanya karena secara legal formal sudah beres, maka urusan selesai. Tidak,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang warga melalui akun media sosial @ombenben menunjukkan suara teriakan dari lapangan padel yang terdengar sampai ke dalam rumahnya hingga pukul 23.00 WIB.

Warga tersebut melaporkan bahwa lapangan padel yang terletak di Jalan Surya Sumantri beroperasi hingga larut malam, sehingga menciptakan kebisingan yang sangat mengganggu kenyamanan penghuni sekitar selama beberapa bulan terakhir.

“Ini mau jam 11 malam nih teriak-teriak saja nih di lapangan padel, kayakenggakada orang yang tidur di sebelahnya. Sudah dua kali ngelapor ke pemerintah kota. Enggak ada tuh didengerin sama pemerintah kota,” tulisnya dalam akun tersebut.

Rekomendasi