Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Pembangunan Huntara Sumbar untuk Korban Bencana

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung lokasi pembangunan huntara di Sumatera Barat. Kunjungan ini untuk memastikan kelancaran Pembangunan Huntara Sumbar bagi korban bencana dan memberikan dukunga

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Pembangunan Huntara Sumbar untuk Korban Bencana
Menko Polkam Djamari Chaniago meninjau langsung lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memastikan percepatan Pembangunan Huntara Sumbar bagi korban bencana dan menyemangati warga. (AntaraNews)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (8/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di wilayah tersebut.

Peninjauan difokuskan pada 117 unit huntara yang sedang dibangun di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar dan kondusif tanpa hambatan berarti.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pengungsi di Posko Utama SDN 05 Kayu Pasa. Ia menyampaikan pesan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto serta mengapresiasi kerja keras personel TNI di lapangan.

Selama kunjungannya, Menko Polkam Djamari Chaniago berdialog langsung dengan warga yang terdampak bencana di posko pengungsian. Interaksi ini menjadi momen penting untuk memberikan dukungan moril kepada para korban yang sedang menghadapi masa sulit.

Djamari menekankan pentingnya doa dan ketabahan dalam menghadapi cobaan. "Jangan lupa kita selalu berdoa dalam keadaan seperti ini, semoga Allah memudahkan apa yang kita hadapi," ujarnya kepada para pengungsi.

Ia juga secara khusus menyampaikan salam dan perhatian dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat di lokasi bencana. Pesan ini diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi 244 keluarga pengungsi yang saat ini berada di posko.

Pemerintah terus berkomitmen untuk mendampingi dan membantu pemulihan kondisi masyarakat pasca-bencana. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga terdampak.

Pembangunan 117 unit hunian sementara di Kayu Pasak merupakan prioritas utama untuk relokasi pengungsi. Hunian ini diharapkan dapat segera rampung dan menjadi tempat tinggal yang layak bagi keluarga korban bencana.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Agam, sebanyak 244 keluarga pengungsi akan menempati huntara yang sedang dibangun ini. Proses Pembangunan Huntara Sumbar ini menjadi krusial untuk mengembalikan kehidupan normal warga.

Personel TNI telah bekerja keras di lapangan sejak beberapa waktu lalu untuk mempercepat penyelesaian huntara. Dedikasi mereka sangat vital dalam memastikan target pembangunan tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menko Polkam Djamari Chaniago secara langsung menemui para prajurit TNI dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian mereka. "Ini bukti bahwa prajurit tidak pernah mengenal rasa lelah, capek, demi masyarakat dan bangsa kita," kata Djamari.

Menko Polkam Djamari Chaniago menyatakan harapannya agar pembangunan hunian sementara dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Penyelesaian cepat ini sangat penting agar para keluarga korban bencana dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak.

Keberadaan huntara yang layak akan sangat membantu proses pemulihan psikologis dan sosial bagi masyarakat terdampak. Pemerintah terus memantau progres Pembangunan Huntara Sumbar secara ketat.

Koordinasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan personel TNI, terus diperkuat untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan. Semua upaya ini dilakukan demi kepentingan terbaik bagi para korban bencana.

Komitmen pemerintah pusat melalui Menko Polkam menunjukkan keseriusan dalam penanganan pasca-bencana. Diharapkan, dengan sinergi yang baik, masyarakat dapat bangkit lebih cepat dari dampak musibah ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi