Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua Bappilu diduga membelot dukung Demiz, PPP sebut tak ganggu koalisi Rindu

Ketua Bappilu diduga membelot dukung Demiz, PPP sebut tak ganggu koalisi Rindu acara deklarasi konspirasi dukung Deddy Mizwar. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, Pepep Syaiful Hidayat menyatakan partainya akan mengukur pelanggaran yang dilakukan Ketua Bappilu PPP Komarudin Taher sebelum menentukan sanksi yang diberikan.

Ia meminta Komarudin segera menemui pengurus PPP Jabar untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan membelot dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) ke pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

"Kami akan mengukur dulu (pelanggarannya). Tapi kami beri kesempatan beliau untuk klarifikasi," tegasnya saat dihubungi, Selasa (20/2).

Meski begitu, ia memastikan langkah pemenangan untuk Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum bersama koalisi tidak akan terganggu. Pekan kemarin, PPP melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus cabang.

"Mereka satu suara untuk memenangkan pasangan Rindu," ucapnya.

Secara formal kepartaian dalam Pilgub, PPP sudah final. Jika Komarudin menilai ada perbedaan pandangan, pihaknya akan segera menyelesaikannya.

"Setelah kubu Romahurmuziy ditetapkan sudah tidak permasalahan. Proses pengusungan RK juga kan berproses, DPP memutuskan. KPU juga sudah menetapkan," terangnya.

Komarudin sendiri adalah Bappilu. Meski begitu, ia tidak khawatir hal itu bisa membuat kader berubah haluan. Soliditas partai koalisi pun tidak akan terganggu. Partai koalisi diyakini akan menyikapi ini dengan proporsional.

"Masing-masing partai punya antibodi dan sistem imunitasnya sendiri. Masalah ini pasti selesai," imbuhnya.

"Kalau sanksi, kita ukur dulu tingkat pelanggarannya. Kalau mekanisme pasti ada di setiap partai. Kalau kami akan menerima klarifikasi dulu," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah kader PPP, PKB dan Hanura ramai diberitakan mendukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Padahal, ketiga partai itu adalah koalisi pengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mereka berkumpul dalam sebuah acara bertajuk 'Deklarasi Konspirasi Partai PPP, PKB dan Hanura' di Rumah Makan Kampung Sawah, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (19/2) malam.

Acara itu dihadiri oleh Deddy Mizwar, Ketua Bappilu PPP Jabar Komarudin Taher, Wakil Sekretaris Dewan Syuro Kabupaten Subang PKB Agus Eko Muhammad Solihun dan Ketua Bappilu Hanura Jabar Budi Hermansyah.

Ketua DPD Hanura, Aceng Fikri menegaskan tidak memberi instruksi terkait pengalihan dukungan. Selama ini, semua kader dan partai koalisi masih berkomitmen mendukung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

"Mungkin mereka hadir ke tempat itu gak membawa partai tapi personal," katanya, Selasa (20/2).

Meski begitu, Ia memastikan segera memanggil kader yang terlibat mendukung pasangan calon lain dalam Pilgub Jabar. Bisa jadi mereka akan dikeluarkan sebagai anggota partai.

"Partai berhak mengeluarkan hukuman. Bisa jadi pemberhentian," ucapnya. (mdk/rzk)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP