Kaesang Tunjuk Wakil Wali Kota Astrid Widayani Jadi Ketua DPD PSI Kota Solo

Astrid menggantikan Tri Mardiyanto, yang kini beralih peran menjadi Bendahara DPD PSI Solo, sementara posisi Sekretaris DPD PSI Solo diisi oleh Muhammad Bilal.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Kaesang Tunjuk Wakil Wali Kota Astrid Widayani Jadi Ketua DPD PSI Kota Solo
Kaesang Tunjuk Wakil Wali Kota Astrid Widayani Jadi Ketua DPD PSI Kota Solo (Merdeka.com)

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani kembali mendapatkan jabatan baru di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Usai ditetapkan sebagai Kepala Sekolah DPP PSI, kini Kaesang Pangarep mempercayakan Astrid satu jabatan penting lagi.

Ketua Umum DPP PSI memberikan mandat baru untuk Astrid sebagai Ketua DPD Solo partai berlogo gajah untuk 5 tahun ke depan.

Astrid menggantikan Tri Mardiyanto, yang kini beralih peran menjadi Bendahara DPD PSI Solo, sementara posisi Sekretaris DPD PSI Solo diisi oleh Muhammad Bilal.

Penunjukan Astrid disebut sebagai langkah strategis partai dalam memperkuat eksistensi di wilayah yang dikenal sebagai kandang Banteng, basis politik kuat PDI Perjuangan.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo mengatakan, keputusan ini sudah melalui mekanisme resmi partai dan mendapat restu langsung dari Kaesang.

“Mbak Astrid dipilih karena memiliki kapasitas, pengalaman, dan kedekatan dengan masyarakat Solo. Prosesnya berjalan sesuai mekanisme organisasi,” ujar Yogo.

Yogo melanjutkan, dalam struktur baru PSI Solo juga terdapat sejumlah figur tambahan, termasuk sosok berinisial R, yang akan segera diumumkan. Selain itu, mantan anggota DPRD Solo fraksi PDI Perjuangan Ginda Ferachtriawan dipercaya memimpin Badan Pemenangan Pemilu.

“Ginda punya pengalaman luas di beberapa pemilu di Solo. Dengan tim ini, kami optimistis perolehan suara PSI bisa naik signifikan di Pemilu 2029,” jelas Yogo.

Selain memimpin PSI Solo, Astrid juga menjabat sebagai Kepala Sekolah Partai DPP PSI untuk periode yang sama. Menanggapi potensi rangkap jabatan, Yogo memastikan hal itu tidak menimbulkan persoalan.

“Jabatan Kepala Sekolah Partai sifatnya event-based. Aktivitas harian beliau tetap di Solo, jadi justru bisa saling mendukung,” kata Yogo.

Rekomendasi