Advertisement
Tak sampai 24 jam 'mejeng' videotron Anies Baswedan di Bekasi dan Jakarta sudah diturunkan
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyoroti takedown penayangan videotron pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin di Jakarta dan Bekasi.
JK menilai penurunan videotron Anies-Cak Imin sebuah pelanggaran jika sudah mendapatkan izin.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengatakan seharusnya videotron Anies-Cak Imin tidak boleh di takedown jika ada izinnya. Baginya, kasus takedown videotron tersebut sebagai pelanggaran.
Advertisement
"Itu semua ada aturannya, yakni tidak boleh saling mengganggu. Jadi selama ada izinnya (penayangan videotron), itu adalah pelanggaran,"
kata Jusuf Kalla kepada wartawan di kediamannya, Jalan Haji Bau, Makassar, Rabu (17/1).
merdeka.com
Advertisement
JK berharap kasus ini agar dilaporkan ke Bawaslu sebagai pengawas seluruh proses pelaksanaan tahapan pemilu.
Advertisement
tambah JK sesaat sebelum berangkat ke Bone dalam mendampingi kampanye terbuka Anies Baswedan.
merdeka.com
Seperti diketahui, Anies Baswedan mendapatkan dukungan sukarela dari @aniesbubble dan @olpproject berupa tayangan videotron di Bekasi dan Jakarta. Namun, baru tayang beberapa jam, tayangan videotron tersebut dikabarkan tidak berlanjut, padahal penayangannya dijadwalkan selama sepekan ke depan.
Advertisement
Sementara itu, Capres Anies Baswedan yang akan menggelar jadwal kampanyenya di Sulawesi Selatan, menginap di kediaman pribadi Jusuf Kalla, Jalan Haji Bau 16, Makassar, Selasa malam.
Pagi ini, Anies Baswedan menceritakan sajian menu sarapan spesial yang disajikan di rumah JK.
"Pagi ini sarapan enak sekali. Menu lengkap, ada nasi kuning, coto Makassar, telur dan papaya yang dibagi dua," sebut Anies kepada wartawan.
"Pokoknya, jadi energi kita buat hari ini," tutup Anies.
Advertisement