Gerindra bantah ada kesepakatan Sandiaga Uno harus masuk PAN

Jumat, 24 Agustus 2018 19:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Gerindra bantah ada kesepakatan Sandiaga Uno harus masuk PAN Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Sandiaga Salahudin Uno resmi mundur dari Partai Gerindra. Kemundurannya dianggap sebagai kesepakatan antara Gerindra dengan PAN supaya Sandiaga di usung PAN menjadi calon Wakil Presiden 2019. Namun, Ketua DPP Gerindra Andy Rahmat Wijaya membantah hal tersebut.

"Tidak ada kesepakatan soal Sandi harus masuk PAN. itu mundur karena menghormati sesama koalisi aja," kata Ketua DPP Gerindra Andy Rahmat Wijaya kepada merdeka.com, Kamis (24/8).

Sandiaga juga bukan dipaksa mundur dari partai karena dikhawatirkan bakal melengserkan kursi ketua umum yang diduduki Prabowo Subianto.

"Gak ada diminta mundur karena mau maju ketum," jelasnya.

Belakangan, Sandiaga sendiri memang kerap mengenakan kemeja biru. Seperti yang diperlihatkannya ketika mendaftar untuk capres dan cawapres ke KPU dan saat berkunjung ke markas PP Muhammadiyah. Saat itu kemeja birunya serasi dengan yang dikenakan ketum Zulkifli Hasan.

Wasekjen DPP PAN Sony Sumarsono mengungkapkan, partainya akan senang jika Sandiaga dapat bergabung dengan partai berlogo matahari itu. Saat ini, Sandiaga telah menyatakan mundur dari Partai Gerindra, yang selama ini menaunginya.

"Kader-kader PAN akan menyambut dengan senang hati," ungkapnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini