Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fahri: Mosi tak percaya itu pada pemerintah, bukan teman sendiri

Fahri: Mosi tak percaya itu pada pemerintah, bukan teman sendiri Fahri Hamzah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, tidak ada dalam undang-undang yang mengatur tentang mosi tidak percaya. Apalagi di negara menganut sistem presidensial.

"Istilah mosi tidak percaya itu tidak dikenal dalam presidensialisme," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/10).

Fahri menjelaskan, mosi tidak percaya berlaku dalam sistem parlementarisme. Namun demikian, lanjut dia, mosi tidak percaya diperuntukkan bagi pemerintah, bukan pada DPR sendiri.

"Misalnya dalam parlementarisme ini ya saya dukung pemerintah tapi kok pemerintahnya tidak becus lalu saya melakukan mosi tidak percaya kepada pemerintah. Bukan kepada diri sendiri," terang Fahri.

Karena mosi tidak percaya dari parlemen, Wasekjen PKS ini menambahkan, maka pemerintah bisa dilengserkan. Lagi-lagi dia menegaskan, bagi negara yang menganut sistem presidensial seperti Indonesia mosi tidak percaya itu tak berlaku.

"Nah gara-gara pemerintah itu dimosi tidak percaya lalu dia kehilangan dukungan dan jatuhlah pemerintahan itu. Tapi itu di parlementer. Dalam presidensil tidak ada mosi tidak percaya apalagi kepada kawan sendiri. Kita ini kan sama-sama dipilih oleh rakyat," imbuhnya.

Diketahui, Koalisi Indonesia Hebat menggunakan mosi tidak percaya sebagai dasar untuk membuat pimpinan DPR tandingan. Kubu Jokowi ini menilai kepemimpinan DPR di bawah Koalisi Merah Putih tidak akomodatif dan cenderung otoriter. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP