Cerita putra Ahok usai bapaknya ditetapkan sebagai tersangka

Nicholas sempat khawatir saat ayahnya ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut. Menurutnya, sang ayah sebetulnya tidak bersalah dalam kasus penistaan Agama Islam. Keyakinan itu yang membuat dia tidak ambil pusing atas polemik yang memanas.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Cerita putra Ahok usai bapaknya ditetapkan sebagai tersangka
Ahok di anaknya di Kalijodo. ©2016 Merdeka.com

Putra Ahok, Nicholas Sean Purnama mengaku tak terpengaruh dengan status terdakwa penistaan agama kepada ayahnya. Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memang saat ini menjadi terdakwa.

Kendati demikian, Nicholas sempat khawatir saat ayahnya ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut. "Khawatir sih awal-awalnya. Cuma Papa (Ahok) kan bisa mengatasinya," ujar Nicholas saat mendampingin Ahok meninjau pembangunan RPTRA Kalijodo, Sabtu (17/12).

Menurut Nicholas, sang ayah sebetulnya tidak bersalah dalam kasus penistaan Agama Islam. Keyakinan itu yang membuat dia tidak ambil pusing atas polemik yang memanas.

"Santai-santai aja, enggak terlalu kebawa itu di rumah juga. Masih biasa-biasa aja, tetap sayang papa, apa yang dia lakuin," jelasnya.

Meskipun sang ayah sudah menjadi terdakwa kasus penistaan Agama, katanya, teman sebayanya tidak ikut campur. "Mereka juga ngerasa papa enggak bersalah sih, tetap dukung juga. Mereka enggak ngejek-ngejek. Malah ada yang ngasih dukungan, ada yang diam-diam," jelasnya.

Di tengah kesibukan Ahok sebagai calon gubernur DKI periode 2017-2022 dan terdakwa kasus penistaan agama, Nicholas tetap bisa berkomunikasi lancar dengannya. Keduanya kerap berbagi cerita tentang tontonan film terfavorit melalui pesan whatsapp.

"Saya kuliah sih, jadi jarang ke rumah, tanya saja papa ngapain saja hari ini, ada masalah enggak. Papa jarang sharing apa yang dia lakuin. Ngobrolin hal lain saja, nonton film atau apa," pungkasnya.

Rekomendasi