2014 Kalah Karena Isu PKI, Jokowi Ingin Menang di Bogor pada Pilpres 2019

Jokowi menceritakan analisa di balik kekalahan suara di Bogor pada 2014. Salah satunya karena dia diserang isu dan dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurutnya, isu ini masih kerap dimainkan lawan politik sampai hari ini.

Radeva Pragia Bempah.
Oleh Radeva Pragia Bempah. - Reporter
2014 Kalah Karena Isu PKI, Jokowi Ingin Menang di Bogor pada Pilpres 2019
Jokowi dan relawan bertopeng. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh pendukungnya untuk bekerja keras demi memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Jokowi ingin mengamankan suara di Bogor pada Pilpres 2019. Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab pada Pilpres 2014, suara Jokowi di Bogor kalah dari pesaingnya, Prabowo Subianto.

"2014 kita kalah di Kabupaten Bogor, tapi 2019 kita tidak boleh kalah. Sanggup tidak?," kata Jokowi, saat menghadiri acara Jokowi lantik 7.000 Jokowi di Kawasan Industri Sentul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/11).

Jokowi menceritakan analisa di balik kekalahan suara di Bogor pada 2014. Salah satunya karena dia diserang isu dan dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurutnya, isu ini masih kerap dimainkan lawan politik sampai hari ini.

Jokowi mengaku juga diserang isu sebagai antek asing. Isu tersebut, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, masih terus dimainkan sampai sekarang.

"Kita perlu kerja keras, kita harus door to door untuk menjelaskan apa yang sudah pemerintah kerjakan dan mengklarifikasi isu-isu yang tidak benar," sebutnya.

Rekomendasi