Wawali Kota Malang dan Kapolres Dialog Bareng Mahasiswa Asal Papua

Selasa, 20 Agustus 2019 16:30 Reporter : Henny Rachma Sari
Wawali Kota Malang dan Kapolres Dialog Bareng Mahasiswa Asal Papua Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Malang bersama Polres Malang Kota berdialog dengan perwakilan mahasiswa asal Papua yang tengah belajar di Kota Malang. Hadir dalam dialog Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko disusul Wali Kota Malang Sutiaji.

Sofyan Edi mengatakan bahwa pertemuan dengan perwakilan mahasiswa asal Papua tersebut, juga merupakan wadah untuk saling bertukar cerita tentang pengalaman mereka selama tinggal dan belajar di Kota Malang.

"Kami bertemu dengan perwakilan mahasiswa, mereka menyampaikan pandangannya bahwa kondisi di Kota Malang ini tidak ada masalah," kata Sofyan Edi, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (20/8) seperti diberitakan Antara.

Sofyan Edi menjelaskan, pihaknya menjamin keamanan terhadap para mahasiswa asal Papua tersebut, pascaterjadinya insiden bentrokan pada Kamis (15/8) antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua yang akan menyampaikan aspirasi.

Sofyan Edi menambahkan, selama ini, kehidupan para mahasiswa yang ada di Kota Malang termasuk yang berasal dari Papua dalam kondisi aman, damai, dan bisa melakukan aktivitas tanpa ada permasalahan sedikitpun.

"Studi mereka lancar, aman, damai, normal-normal saja. Ini penting untuk diketahui publik, dan itu membuktikan bahwa kondisi di Kota Malang ini dijaga, dijamin," ujar Sofyan Edi.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Edi menegaskan bahwa tidak ada pemulangan terhadap para mahasiswa asal Papua yang tengah berada di Kota Malang. Ia mengharapkan, proses belajar para mahasiswa yang ada di Kota Malang, bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam kesempatan itu, salah seorang mahasiswa asal Provinsi Papua Mauridz Jimmy Taran mengatakan bahwa selama dirinya berada di Kota Malang, Ia bersama rekan-rekan lainnya selalu merasa aman dan nyaman.

"Selama hampir empat tahun, saya merasa aman dan nyaman. Perlakuan warga kepada kami juga baik," ujar Mauridz.

Mauridz menambahkan, diharapkan tidak ada masyarakat Papua yang terprovokasi atas isu apa pun yang beredar dan tidak bertanggung jawab. Ia mengharapkan persatuan dan kesatuan Indonesia tetap terjaga.

"Jika belum jelas sumbernya, jangan terprovokasi. Kita semua Indonesia, mari jaga persatuan dan kesatuan," ujar Mauridz. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini