Warga Keluhkan Bau Busuk Akibat Tumpukan Sampah di Pasar Pal Depok

Minggu, 9 Juni 2019 20:32 Reporter : Nur Fauziah
Warga Keluhkan Bau Busuk Akibat Tumpukan Sampah di Pasar Pal Depok ilustrasi sampah. ©South China Morning Post

Merdeka.com - Tumpukan sampah terlihat di TPS Pasar Pal Depok pasca-libur lebaran 2019. Sampah menimbulkan bau tidak sedap, bahkan air tumpukan sampah mengalir ke jalan.

"Bau banget ini jalan mau masuk pasar. Tempat parkir motor juga jadi tempat numpuk sampah," kata salah satu warga, Sari di lokasi, Minggu (9/6).

Menurutnya, sampah menjadi masalah rutin dari tahun ke tahun saat libur lebaran berakhir. Tumpukan sampah tersebut kemungkinan baru akan diangkut besok usai petugas kebersihan kembali aktif bekerja.

"Mungkin baru besok (Senin) diangkut," ucapnya.

Kepala UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Ardan Kurniawan menerangkan, produksi sampah memang meningkat selama puasa dan lebaran. Kenaikan volume sampah mencapai 200 ton dibanding hari biasa.

"Sekarang ini kami mencatat tiap hari sampah yang dibuang sebanyak 1.011 ton. Biasanya sampah yang dibuang di TPA sekitar 850-900 ton sampah per hari," ujarnya.

Ardan mengaku tidak melakukan persiapan khusus selama Ramadan dalam mengelola masalah sampah. Pihaknya hanya melayani pengangkutan sampah dari warga Depok untuk dibuang ke TPA tersebut.

"Tetap kami terus menerima sampah dan menata sampah itu sebisa mungkin. Karena kondisi TPA Cipayung sudah overload atau sudah melebihi kapasitas," tambahnya.

Saat ini, ketinggian sampah sudah mencapai 23 meter dari permukaan tanah di tiga kolam yang ada di TPA Cipayung. Melihat kondisi itu, pihaknya terus upayakan semaksimal mungkin untuk menata di area yang memungkinkan untuk pembuangan sampah.

"Kalau ideal ketinggian TPA yah 20 meter, kita usahakan ratakan ke area yang memungkinkan untuk membuang sampah," paparnya.

Ardan berharap, warga Depok untuk bisa memilah sampah organik dan non organik, sehingga beban TPA Cipayung berkurang. Jika langkah ini dilakukan, sampah yang dibuang ke TPA Cipayung hanya sampah residu.

"Memilih dan memilah sampah bisa berkurang sampah ke TPA Cipayung 200-300 ton," pungkas Ardan. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini