Warga Keerom Sukarela Serahkan Senapan MP5 & Revolver Rakitan pada TNI

Sabtu, 15 Juni 2019 05:32 Reporter : Ramadhian Fadillah
Warga Keerom Sukarela Serahkan Senapan MP5 & Revolver Rakitan pada TNI Senjata rakitan. ©Dispenad

Merdeka.com - Seorang warga Arso secara sukarela menyerahkan dua pucuk Senjata Otomatis MP 5 dan Pistol Revolver, beserta empat butir munisi Kaliber 9 Mm ke Pos Komando Utama (Kout), Satgas Yonif 725/Wrg di Kabupaten Keerom. Keduanya merupakan senjata rakitan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 725/WRG, Letkol Inf Hendry Ginting dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Dikatakan Dansatgas, penyerahan senjata dan munisi tersebut dilakukan pada Rabu, (12/6) dan diterima oleh Wadansatgas, Mayor Inf Basuki Rahmat.

"Kalau melihat dari spesifikasi senjata dan pistol yang diserahkan, meski merupakan senjata rakitan yang dibuat dari tangan manusia namun memiliki efek yang sangat membahayakan. Apalagi senjata MP 5 yang mampu digunakan secara otomatis," terangnya.

Dikatakan hendry bahwa penyerahan senjata secara sukarela yang dilakukan oleh warga tersebut merupakan buah hasil keberhasilan pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan Pos Kout kepada warga binaannya. Selain menjalankan tugas sebagai satuan pengamanan perbatasan di tengah masyarakat, prajurit TNI juga menciptakan kedekatan dengan rakyat.

"Sasarannya untuk membangun kesadaran masyarakat tentang Bela Negara serta ikut bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya," tambahnya.

Melihat adanya potensi warga yang masih menyimpan berbagai senjata api, lanjut Dansatgas, pihaknya melakukan pendekatan dengan berbagai cara.

"Selain memberikan penyuluhan hukum secara rutin, bahkan Pos Kout melakukannya dengan mendatangi dari rumah ke rumah. Harapannya, pesan yang ingin disampaikan akan lebih mudah diterima dan di mengerti sehingga mereka memiliki kesadaran akan hukum," tambahnya.

Dengan keberadaan pos yang diterima masyarakat dalam memberikan rasa aman dan damai, maka dengan kesadaran penuh dan sukarela mereka bersedia menyerahkan senjata api yang masih disimpannya.

Keberhasilan anggota dalam menggalang masyarakat untuk menyerahkan senjata api rakitan yang dimilikinya secara sukarela, telah membuktikan bahwa keberadaan pos jajaran Satgas Yonif 725/Wrg mulai diterima dengan baik oleh masyarakat. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. TNI
  2. TNI AD
  3. Papua
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini