Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menegaskan pentingnya penyelenggaraan Special Kids Expo (SPEKIX) secara rutin setiap tahun. Dorongan ini bertujuan untuk menghadirkan ruang inklusi yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas, terutama anak-anak berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Veronica Tan saat membuka acara Special Kids Expo (SPEKIX) 2025 yang berlangsung di Jakarta.
Acara SPEKIX, yang telah diadakan sebanyak tiga kali di Jakarta sejak 2019, diharapkan dapat menjadi platform berkelanjutan. Veronica Tan menekankan bahwa keberadaan SPEKIX tidak hanya penting di ibu kota, tetapi juga perlu diperluas ke berbagai daerah. Hal ini mengingat tantangan mobilitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang mungkin kesulitan untuk hadir di Jakarta, sehingga inisiatif serupa harus mendekat kepada mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen PPPA juga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menyediakan lokasi penyelenggaraan SPEKIX secara gratis. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban penyelenggara dan memastikan acara inklusif ini dapat terus berjalan. Veronica Tan mencontohkan Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai salah satu lokasi potensial yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan tahunan semacam ini.
Advertisement
Advertisement
Penyelenggaraan Special Kids Expo (SPEKIX) secara rutin setiap tahun menjadi krusial dalam menciptakan ekosistem yang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Veronica Tan menyatakan, "Sehingga SPEKIX ini bukan hanya di Jakarta, nanti bisa diadakan di setiap daerah. Karena anak-anak berkebutuhan kan tidak mungkin diantar ke sini, kita yang harus hadir. Tapi yang paling penting kita kuatkan dulu SPEKIX ini." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen untuk memperluas jangkauan acara.
Inisiatif untuk menjadikan SPEKIX sebagai agenda tahunan juga didasari oleh kebutuhan akan wadah berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat. Dengan adanya acara rutin, informasi, dukungan, dan inovasi terkait penanganan anak berkebutuhan khusus dapat terus diperbarui. Hal ini membantu orang tua dan pengasuh dalam menghadapi tantangan serta mencari solusi terbaik bagi tumbuh kembang anak mereka.
Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Pemprov Jakarta, sangat diharapkan untuk keberlanjutan acara ini. Veronica Tan secara spesifik meminta agar Pemprov Jakarta dapat memberikan fasilitas tempat secara cuma-cuma. "Kalau di Jakarta, kayak TIM (Taman Ismail Marzuki) saja itu kita bisa bikin acara-acara tahunan, minta kepada DKI untuk memberikan wadah, memberikan kesempatan supaya bisa jalan," tambahnya, menyoroti potensi kolaborasi antara pemerintah dan komunitas.
Advertisement
Advertisement
Salah satu fokus utama dalam Special Kids Expo (SPEKIX) 2025 adalah isu profound autism, sebuah kondisi yang membutuhkan perhatian khusus. Diperkirakan sekitar 30 persen individu dengan spektrum autisme tergolong dalam kategori ini, yang memerlukan dukungan intensif sepanjang hidup mereka. Dukungan ini meliputi aspek komunikasi, mobilitas, hingga perawatan diri sehari-hari, menunjukkan kompleksitas tantangan yang dihadapi.
Wakil Ketua Pelaksana SPEKIX 2025, Zavnura Pingkan, menjelaskan urgensi mengangkat isu ini. "Profound autism adalah realita yang harus kita hadapi bersama. SPEKIX hadir untuk menunjukkan bahwa keluarga tidak berjalan sendiri," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan peran SPEKIX sebagai wadah dukungan emosional dan praktis bagi keluarga yang memiliki anggota dengan profound autism.
SPEKIX juga bertujuan untuk mengubah persepsi dan memberikan peluang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berdaya dan berkontribusi. Zavnura Pingkan menambahkan, "Kami ingin menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus bisa berdaya dan berkontribusi jika diberi peluang." Ini menunjukkan komitmen acara untuk tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memberdayakan individu dengan disabilitas.
Advertisement
Advertisement
Special Kids Expo (SPEKIX) 2025 diselenggarakan di JICC, Jakarta, dengan mengusung tema "One Community in Harmony". Tema ini merefleksikan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam menciptakan masyarakat yang inklusif. Acara ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah gerakan untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat demi tujuan mulia.
Pameran ini dirancang sebagai wadah pembelajaran yang komprehensif bagi berbagai pihak. Keluarga anak berkebutuhan khusus dapat menemukan informasi, terapi, dan produk yang relevan. Sementara itu, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat umum diajak untuk berpartisipasi aktif. Tujuannya adalah untuk menghadirkan ruang inklusi yang lebih adil dan merata di seluruh lapisan masyarakat.
Melalui SPEKIX, diharapkan terjadi aksi nyata dalam mendukung hak-hak dan potensi anak berkebutuhan khusus. Dari diskusi panel hingga lokakarya interaktif, setiap sesi dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan solusi praktis. Ini adalah langkah konkret menuju masyarakat yang lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews