Wali Kota Medan Minta Kapolda Sumut Turun Tangan, Ternyata Ini Alasan Utama Atasi Tawuran!

Wali Kota Medan secara khusus meminta dukungan Kapolda Sumut untuk mengatasi maraknya tawuran di wilayahnya, terutama di Belawan. Mengapa koordinasi ini menjadi sangat krusial?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Medan Minta Kapolda Sumut Turun Tangan, Ternyata Ini Alasan Utama Atasi Tawuran!
Wali Kota Medan secara khusus meminta dukungan Kapolda Sumut untuk mengatasi maraknya tawuran di wilayahnya, terutama di Belawan. Mengapa koordinasi ini menjadi sangat krusial? (Merdeka.com)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, secara resmi meminta dukungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan, dalam upaya mengatasi masalah tawuran yang marak di wilayah setempat. Permintaan ini secara khusus menyoroti kondisi di Kecamatan Belawan yang menjadi fokus utama penanganan. Pertemuan penting antara kedua pimpinan daerah ini berlangsung di Mapolda Sumut, Medan, pada hari Selasa, 09 September.

Rico Waas menegaskan bahwa atensi dan dukungan dari Kapolda sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas wilayah Medan Utara. Pemerintah kota saat ini tengah melakukan berbagai upaya komprehensif untuk meredam konflik antar kelompok yang sering terjadi. Sinergi antara pemerintah kota dan kepolisian dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam menciptakan keamanan.

Wali Kota berharap koordinasi yang erat dengan pemangku kebijakan terkait, khususnya Polda Sumut, dapat memberikan solusi nyata terhadap persoalan tawuran. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Kota Medan semakin tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakatnya. Kerja sama yang solid antara institusi menjadi prioritas utama.

Rico Waas secara spesifik menyoroti Kecamatan Belawan sebagai area prioritas dalam penanganan tawuran yang kerap meresahkan warga. Permintaan dukungan Kapolda Sumut dianggap vital untuk memastikan penanganan masalah ini berjalan efektif dan menyeluruh. Kondisi keamanan di wilayah tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota.

“Atensi dari Bapak Kapolda terkait keamanan di Medan Utara sangat kami butuhkan agar kondusivitas wilayah tetap terjaga,” ujar Rico Waas usai bertemu Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, di Mapolda Sumut, Medan, Selasa.

Pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah preventif dan represif. Namun, sinergi dengan aparat kepolisian dianggap kunci untuk efektivitas penanganan. Koordinasi ini diharapkan dapat menyentuh akar permasalahan yang menyebabkan konflik antar kelompok, sehingga solusi yang diberikan bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menciptakan lingkungan yang aman. Penanganan tawuran secara terpadu melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, tokoh agama, dan pemuda, untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketertiban.

Selain masalah tawuran, Wali Kota Medan juga meminta perhatian Kapolda terhadap isu pungutan liar (pungli) parkir yang marak terjadi di berbagai titik kota. Aksi pungli ini menjadi permasalahan lain yang kerap dikeluhkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Penanganan masalah ini juga menjadi prioritas bagi pemerintah kota.

Orang nomor satu di lingkungan pemerintah kota setempat itu mengaku bahwa aksi parkir pungutan liar juga menjadi permasalahan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa masalah pungli parkir tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menciptakan ketidaknyamanan dan keresahan di kalangan warga.

“Dengan koordinasi dengan Polda Sumut, upaya dalam menjaga stabilitas keamanan di Medan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh akar permasalahan,” sebut Rico Waas. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah baik bagi pemerintah kota setempat dalam meningkatkan kondusivitas wilayah di Kota Medan secara menyeluruh.

Rico Waas juga menyebutkan bahwa pertemuan dengan Kapolda Sumut merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Forkopimda yang digelar di Balai Kota Medan sehari sebelumnya. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menanggapi berbagai isu keamanan dan ketertiban yang dihadapi oleh masyarakat Medan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi