Viral Dokter Residen Perkosa Keluarga Pasien di Rumah Sakit, Ini Penjelasan RSHS Bandung
Pelaku diduga dokter residen anestesi dari satu kampus di Bandung.
Viral di media sosial dokter residen anestesi inisial PAP (31) di RSHS Bandung melakukan pemerkosaan terhadap keluarga pasien yang sedang menunggu. Pasien saat itu tengah dirawat di ruang ICU pascamenjalani operasi.
Berdasarkan informasi yang beredar, lejadian itu dimanfaatkan pelaku dengan modus menawarkan tindakan pada korban di salah satu ruangan di lantai 7. Kebetulan lantai 7 memang gedung baru dan masih sepi. Ketidaktahuan, membuat korban mengikuti saja apa yang disarankan dokter PPDS berinisial PAP itu.
Kemudian, terhadap korban diberikan sesuatu obat hingga terjadilah peristiwa itu. Sampai keesokan harinya korban sadar dan berjalan sempoyongan di sebuah lorong. Lalu korban mengeluh sakit bukan cuma pada tangan bekas disuntik tapi pada bagian kemaluannya. Saat dilakukan visum ke dokter obgyn, ternyata ada bekas sperma.
Direktur RSHS Bandung, dr. H. Rachim Dinata Marsidi, buka suara. RSHS menyebut kasus ini sudah ditangani polisi.
"Sudah ditangani kepolisian, kalau untuk apa namanya residen sudah dikembalikan ke fakultas, ini kan titipan fakultas kan jadi bukan dari pegawai sini," kata Rachim saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/4).
Menurutnya, PAP sedang proses PPDS di RSHS. Setelah mendapatkan informasi perihal kasus ini, yang bersangkutan dipastikan sudah dikeluarkan dari RSHS Bandung.
"Sudah kita pasti keluarin ini kembalikan ke fakultas ini sudah ditutup.
Dia mengaku tak tahu pasti waktu kejadiannya. Dia hanya menyebut sebelum puasa.
"Lupa tanggal berapa," katanya.