Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat terobosan baru, yaitu membina anak-anak sekolah bermasalah di barak TNI. Muncul pendapat pro dan kontra, terkait cara didik tersebut.
Salah satunya Menteri HAM Natalius Pigai. Menurut MenHAM Pigai, cara yang dilakukan Demul, tidak melanggar standar hak asasi manusia. Selama cara tersebut tidak diartikan sebagai hukuman.
Pigai menjelaskan cara mendidik anak-anak bermasalah di barak TNI, harus bertujuan untuk membentuk karakter, mental dan membangun rasa tanggung jawab.