Marten Yosi Basaur, seorang penambang ilegal di Boalemo cekcok dengan Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi, karena merasa dituduh dan ada dugaan pungli saat razia tambang ilegal. Marten mengaku alat-alat berat miliknya disita dari lokasi tambang emas ilegal (PETI) Sambati.
Marten juga mengaku dipukul dan diancam oleh anggota Polres Boalemo. Mendengar ucapan Martin, AKBP Sigit langsung naik pitam. AKBP Sigit mengaku hanya ingin menertibkan tambang ilegal dan membantah ada pengancaman.
"Tidak ada saya memukul kamu, saya cuma bilang, jangan ada yang mengancam anggota saya. Saya tidak ada urusan, saya cuma mau menertibkan," kata Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro akhirnya merespon video tersebut. Desmont menegaskan akan melakukan penindakan, jika benar ada oknum Polda Gorontalo yang terlibat tambang ilegal. Adapun saat ini, sudah ada mediasi antara Marten dengan AKBP Sigit.