Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjawab kabar keterlibatan Presiden ke-7 Joko Widodo dalam proyek tambang nikel di Raja Ampat, Papua. Termasuk terkait adanya kapal tongkang borkode JKW Mahakam dan Dewi Iriana.
Bahlil secara tegas menepis keterlibatan Jokowi dalam proyek tambang nikel di Raja Ampat. Bahkan izin proyek sudah ada jauh sebelum Jokowi menjabat kepala negara.
"Tidak ada itu. Izinnya itu keluar jauh sebelum pemerintahan Jokowi. Empat IUP yang dicabut, itu keluar dari tahun 2004 lalu," ungkapnya di Istana.