VAR Championship PSSI: Akurasi Wasit Meningkat Signifikan, Kurangi Kekeliruan di Lapangan

Penerapan teknologi VAR di liga kasta kedua Indonesia, Championship, pada musim 2025/2026 telah secara signifikan meningkatkan akurasi keputusan wasit dan mengurangi kekeliruan. PSSI terus berupaya meningkatkan kualitas perwasitan nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
VAR Championship PSSI: Akurasi Wasit Meningkat Signifikan, Kurangi Kekeliruan di Lapangan
Penerapan teknologi VAR di liga kasta kedua Indonesia, Championship, pada musim 2025/2026 telah secara signifikan meningkatkan akurasi keputusan wasit dan mengurangi kekeliruan. PSSI terus berupaya meningkatkan kualitas perwasitan nasional. (AntaraNews)

Jakarta, 10 Maret 2026 – Ketua Komite Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yoshimi Ogawa, menyatakan bahwa penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Championship musim 2025/2026 berhasil mengurangi kekeliruan wasit secara signifikan. Pernyataan ini disampaikan Ogawa kepada awak media dalam acara "Refereeing Workshop for Media" yang diselenggarakan PSSI bekerja sama dengan PSSI Pers di Jakarta, Selasa.

Peningkatan performa wasit ini menjadi kabar baik bagi perkembangan sepak bola nasional, khususnya di liga kasta kedua. Teknologi VAR diharapkan mampu menciptakan pertandingan yang lebih adil dan minim kontroversi. Hal ini juga menunjukkan komitmen PSSI dalam memajukan kualitas perwasitan di Indonesia.

Data yang dirilis oleh Komite Wasit PSSI menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam tingkat keputusan wasit yang benar. Peningkatan ini tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan, tetapi juga pada kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Komite Wasit PSSI mencatat bahwa selama pekan pertama hingga pekan ke-21 bergulirnya Championship musim ini, tingkat keputusan wasit yang dinilai benar mencapai 91 persen dari total 255 insiden kunci yang terjadi dalam pertandingan. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan musim sebelumnya.

Pada musim 2024/2025, ketika teknologi VAR pertama kali digunakan, tingkat akurasi keputusan wasit baru mencapai sekitar 75 persen dari total 211 insiden penting yang terjadi. Peningkatan 16 persen dalam satu musim ini membuktikan efektivitas VAR dalam membantu wasit mengambil keputusan yang lebih tepat.

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa peningkatan ini tidak semata-mata karena adanya teknologi VAR, tetapi juga dipengaruhi oleh proses adaptasi para wasit terhadap sistem tersebut. Seiring berjalannya waktu, para wasit semakin memahami cara memanfaatkan teknologi ini secara optimal untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat di lapangan.

Selain dukungan VAR, kinerja wasit dalam mengambil keputusan di lapangan tanpa bantuan teknologi juga mengalami peningkatan. Hal ini, menurut Ogawa, tidak lepas dari pemahaman para wasit terhadap aturan permainan yang semakin baik serta tingkat disiplin yang semakin meningkat.

Komite Wasit PSSI terus berupaya memberikan edukasi dan pelatihan kepada para wasit agar mampu mengatur setiap pertandingan secara profesional. Program pelatihan tersebut mencakup pemahaman terhadap aturan pertandingan (Laws of the Game), simulasi pengambilan keputusan, hingga evaluasi performa wasit setelah pertandingan berlangsung.

Pola latihan dan pola makan yang lebih teratur juga membuat para wasit mampu menjaga konsentrasi dan stamina sepanjang pertandingan. Kondisi fisik yang prima menjadi faktor penting karena wasit harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat di tengah tekanan pertandingan yang intens.

Ogawa mengaku menyambut baik perkembangan performa para wasit di kompetisi sepak bola Indonesia dalam beberapa musim terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan tersebut belum membuat pihaknya merasa sepenuhnya puas dan masih ada sejumlah aspek yang perlu terus diperbaiki.

Aspek-aspek yang menjadi fokus perbaikan meliputi konsistensi pengambilan keputusan hingga komunikasi yang efektif antara wasit utama dan asisten wasit di lapangan. PSSI berkomitmen untuk terus menjalankan program edukasi dan evaluasi secara berkelanjutan bagi para wasit di seluruh Indonesia.

Melalui upaya pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan teknologi seperti VAR, diharapkan kualitas kepemimpinan pertandingan dapat terus meningkat. Peningkatan ini pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi kemajuan sepak bola nasional, menciptakan kompetisi yang lebih adil dan profesional di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi