Usai diperiksa, Ahmad Dhani mengaku ke UBK atas undangan Firza

Kamis, 5 Januari 2017 22:25 Reporter : Ronald
Usai diperiksa, Ahmad Dhani mengaku ke UBK atas undangan Firza Dhani bantah hina Presiden. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Hampir sekitar empat jam menjalani pemeriksaan dari pukul 16.45 WIB hingga pukul 20.30 WIB, musisi Ahmad Dhani mengaku tidak mengetahui perihal yang ditanyakan oleh penyidik Polda Metro Jaya, terkait tersangka dugaan makar, Sri Bintang Pamungkas.

Dhani yang dicecar 12 pertanyaan dari penyidik. Dia mengakui ditanya mengenai pertemuan di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, dan pidato Sri Bintang di jembatan tol Kalijodo, Jakarta Barat.

"Saya tidak hadir (di Kalijodo), saya juga ke UBK hanya dua kali tanggal 20 dan 30 November atas undangan Pak Firza (tersangka makar)," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1) malam.

Calon Wakil Bupati Bekasi ini mengatakan, saat di UBK hanya mendengar ceramah dari anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi. Dia juga hanya berbincang dengan Sri Bintang saat pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, di mana saat itu dirinya diamankan oleh tokoh nasional lainnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Ahmad Dhani, Alamsyah Hanafiah mengatakan, dari 12 pertanyaan yang diberikan penyidik, sekitar 90 persen kliennya tidak mengetahui soal Sri Bintang.

"Konteksnya ada 12 pertanyaan seputar ceramah Bintang Pamungkas di jembatan tol Kalijodo, cuma jawabannya 90 persen Mas Dhani tidak tahu kegiatan Sri Bintang itu," ujar Alamsyah.

Menurut Alamsyah, Dhani baru mengetahui soal pidato itu saat penyidik menunjukkan video tersebut.

Selain itu, lanjut Alamsyah, ada tiga hal yang ditanyakan oleh penyidik soal pidato itu. Pertama, kembali ke UUD asli 1945. Kedua, jatuhkan pemerintah yang sekarang sedang berkuasa. Ketiga, mendesak MPR untuk Sidang Istimewa. Namun, Alamsyah menegaskan kalau hal tersebut tidak ada satupun yang diketahui oleh Dhani.

"Ahmad Dhani tidak bisa membuat kesimpulan soal itu. Ahmad Dhani hanya mengetahui soal Sri Bintang bicara tentang Ahok (Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama) untuk dipenjarakan sebagai penista agama," tuturnya.

Seperti diberitakan, Sri Bintang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Selain Sri Bintang, terdapat tokoh-tokoh nasional lainnya yang diamankan dan ditetapkan tersangka atas dugaan makar. Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri. [tyo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini