Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas di Kalimantan Selatan. Upaya ini diwujudkan melalui proses pengajuan Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Proses pengajuan PSDKU ini telah memasuki tahap pertama, dengan ULM melakukan submit dokumen melalui laman Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA) Direktorat Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdiktisaintek. Langkah ini menandai keseriusan ULM dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Yusuf Azis, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak. Diskusi intensif telah dilakukan bersama pemerintah daerah HST dan para ahli untuk memastikan kelancaran proses pengajuan PSDKU ini.
Advertisement
Advertisement
Proses pengajuan PSDKU ULM di HST dimulai dengan submit tahap pertama melalui laman SIAGA Direktorat Kelembagaan Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdiktisaintek. Tahap ini merupakan langkah awal yang krusial dalam memenuhi standar administratif yang disyaratkan.
Setelah submit awal, ULM bersama pemerintah daerah di HST menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas hasil evaluasi administratif. Diskusi mendalam ini bertujuan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan memastikan proposal PSDKU sesuai dengan ketentuan.
Tim ULM juga mendapatkan pendampingan dari narasumber ahli, Dr. Abimanyu Dipo Nusantara dari Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) Bengkulu dan Dr. Hari Wibawanto dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Pendampingan ini fokus pada penyusunan proposal PSDKU, khususnya terkait substansi akademik dan kelembagaan yang disyaratkan.
Advertisement
Advertisement
Tiga program studi diusulkan untuk PSDKU di HST, yaitu Program Studi Pendidikan Jasmani, Program Studi Agribisnis, dan Program Studi Ekonomi Pembangunan. Pemilihan program studi ini didasarkan pada analisis kebutuhan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten HST dan sekitarnya.
Program Studi Pendidikan Jasmani diharapkan dapat mencetak tenaga pendidik dan pelatih yang kompeten, mendukung pengembangan olahraga dan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Program Studi Agribisnis dirancang untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan inovasi di sektor agraris.
Adapun Program Studi Ekonomi Pembangunan bertujuan untuk menghasilkan ahli ekonomi yang mampu merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan daerah. Ketiga prodi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas SDM dan perekonomian lokal di HST.
Advertisement
Advertisement
Yusuf Azis menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah membantu mendampingi proses penyusunan PSDKU. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara ULM, pemerintah daerah, dan para ahli untuk mencapai tujuan bersama.
Kolaborasi lintas pihak ini menjadi kunci agar proses pengajuan PSDKU dapat berjalan optimal dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Kemdiktisaintek. Sinergi ini memastikan bahwa setiap aspek pengajuan ditangani dengan cermat dan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.
Pendampingan dan kerja sama yang solid diharapkan dapat menjadikan pengajuan PSDKU ini berhasil. Keberhasilan ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Banua Enam, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews