Trump akui Yerusalem ibu kota Israel, Polri jamin keselamatan warga AS di RI

Kamis, 7 Desember 2017 21:30 Reporter : Nur Habibie
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. ©2017 Merdeka.com/anisyah

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Trump juga memerintahkan Kemenlu AS agar memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pasca pengumuman tersebut, Kedubes AS di Indonesia mengingatkan warganya untuk waspada terhadap keamanan dirinya. Sebab dikhawatirkan adanya demonstrasi atas kebijakan Trump tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan warga Amerika yang berada di Indonesia tak perlu khawatir atas keamanannya. Sebab Polri akan melakukan pengamanan terhadap warga Amerika.

"Polri prinsipnya tetap mengamankan semua. Kita tidak melihat apakah itu warga negara siapa, yang penting dia ada di Republik Indonesia aman," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/12).

Setyo meminta warga Amerika tak perlu takut dan khawatir berada di Indonesia. Sebab Polri mengamankan seluruh warga negara manapun yang berada di Indonesia.

"Tidak perlu khawatir. Kita siapkan, kita mengamankan semua masyarakat. Masyarakat ini kan bukan hanya masyarakat Indonesia, masyarakat asing juga aman," ujarnya.

Namun, pihaknya tak akan melakukan pengamanan khusus terhadap warga negara Amerika yang tinggal di Indonesia.

"Untuk pengamanan khusus kita lihat perkembangannya," tandasnya. [dan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.