Tonton dan rekam temannya berkelahi, 36 pelajar SMP di Tanjungpinang diskors
Merdeka.com - 36 pelajar SMPN 2 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang menyaksikan perkelahian rekannya kelas IX berinsiial FM dan SL akhirnya diskors pihak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Dadang AG mengatakan, puluhan pelajar yang menyaksikan perkelahian di kebun milik warga, Sabtu (25/8), diskors selama 3 hari, sedangkan dua pelajar lainnya yang merekam perkelahian tersebut diskors selama 5 hari.
"Pihak sekolah menskors FM dan SL selama 6 hari," ujarnya, Sabtu (1/9). Dikutip dari Antara.
Video perkelahian antara FM dan SL menjadi viral di media sosial sejak Minggu (26/8). Dari video itu sejumlah media massa memberitakan perkelahian dua siswi yang mengenakan pakaian olahraga SMPN 2 Tanjungpinang dan disaksikan puluhan pelajar.
Dalam video itu, tidak tampak ada yang memisahkan atau mendamaikan perkelahian. Sejumlah siswa yang menyaksikan perkelahian itu justu tertawa terbahak-bahak, dan ada juga yang bersikap seperti seorang pelatih tinju yang mengarahkan salah seorang siswi.
Dadang menyayangkan terjadi peristiwa itu. Seharusnya, siswa lainnya melerai perkelahian itu, bukan malah menyaksikan dan merekamnya.
"Kami berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi. Kami ingatkan kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan video tersebut," ucapnya.
Dadang mengatakan orang tua dari siswi yang berkelahi, termasuk yang merekam dan menyaksikan perkelahian tersebut telah dipanggil pihak sekolah. Pihak sekolah juga telah memberikan sanksi agar menimbulkan efek jera.
Selain itu, Disdik Tanjungpinang juga melibatkan psikolog dan Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pelayanan Perempuan dan Anak selama dilaksanakan sanksi isolasi.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya