Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama dengan masyarakat setempat secara aktif melaksanakan kegiatan gotong royong untuk memulihkan sejumlah wilayah di Provinsi Aceh pascabencana. Upaya ini difokuskan pada pembersihan dan perbaikan fasilitas vital seperti rumah warga, masjid, serta sekolah. Tujuannya adalah untuk mempercepat normalisasi aktivitas dan kehidupan masyarakat di daerah terdampak bencana.
Kegiatan rehabilitasi ini berlangsung di beberapa kabupaten yang terdampak parah, meliputi Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Bireuen. Tim Media Presiden melaporkan dari Jakarta pada Minggu, 25 Januari, bahwa sinergi antara TNI dan warga ini menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan pascabencana. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mengembalikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Laporan dokumentasi video menunjukkan bahwa berbagai lokasi menjadi sasaran utama pemulihan. Mulai dari pembersihan material lumpur dan puing, hingga perbaikan struktur bangunan yang rusak. Inisiatif ini diharapkan dapat segera mengembalikan fungsi fasilitas umum dan tempat tinggal warga, memastikan keamanan dan kenyamanan mereka.
Advertisement
Advertisement
Di Kabupaten Pidie Jaya, personel TNI bersama warga bahu-membahu melakukan pembersihan intensif di Lorong Seulanga, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Fokus utama adalah membersihkan sisa-sisa material bencana yang mengganggu akses dan kenyamanan warga. Kegiatan ini merupakan bagian dari **TNI Gotong Royong Aceh** yang berkelanjutan.
Fasilitas pendidikan juga menjadi prioritas utama dalam program pemulihan ini. Ruang kelas II TK/PAUD Al-Bayan di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, turut dibersihkan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Selain itu, Pondok Bersalin Desa Pante Beureune, Kecamatan Meurah Dua, juga dibersihkan untuk memastikan layanan kesehatan kembali berfungsi.
Tidak hanya itu, halaman Polindes Blang Cut di kecamatan yang sama juga diratakan sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur kesehatan. Untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur dan puing, alat berat dari Yonif TP 857/GG dikerahkan. Alat berat ini beroperasi di Desa Pante Beureune dan Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, menunjukkan efektivitas sinergi sumber daya.
Advertisement
Advertisement
Personel TNI juga aktif di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan fokus pada pembersihan fasilitas publik dan pendidikan. Tembok ruang kelas dan sisa lumpur di SD Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, dibersihkan secara menyeluruh. Upaya ini memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
Selain sekolah, Balai Desa Rantau Panjang juga menjadi sasaran pembersihan guna mendukung kembali pelayanan masyarakat yang sempat terganggu. Pembersihan ini penting untuk mengembalikan fungsi administratif desa. **TNI Gotong Royong Aceh** di wilayah ini mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Dalam salah satu kegiatan, personel TNI turut membantu mengevakuasi kendaraan warga yang terjebak lumpur di sekitar SD Islam Terpadu Tupah, Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru. Bantuan ini menunjukkan respons cepat dan kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi warga. Kehadiran mereka sangat membantu dalam situasi darurat.
Advertisement
Advertisement
Di Kabupaten Bireuen, **TNI Gotong Royong Aceh** bersama warga melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan. Progres pembersihan ini telah mencapai 98 persen, menunjukkan kemajuan signifikan. Meskipun belum sepenuhnya rampung, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut sudah mulai kembali berjalan, menandakan pemulihan yang cepat.
Perpustakaan SMA Negeri 1 Peusangan di Jalan Banda Aceh-Medan, Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, juga menjadi fokus pembersihan. Dengan progres mencapai 96 persen, fasilitas ini segera dapat digunakan kembali secara aman oleh para siswa. Pemulihan fasilitas pendidikan sangat vital untuk masa depan generasi muda.
Upaya pemulihan juga menyasar fasilitas keagamaan dan permukiman warga. Pembersihan dilakukan di Balai Pengajian Desa Mesi, Kecamatan Kuta Blang, serta di SD Negeri 8 Kuta Blang, Parit Desa Ulle, Kecamatan Peusangan Selatan. Sejumlah rumah warga di wilayah Peusangan juga turut dibersihkan, menunjukkan cakupan luas dari kegiatan gotong royong ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews