Laporan dari Arab Saudi

Tips untuk Jemaah Agar Tak Mudah Buang Air Kecil Meski Banyak Minum saat di Armuzna

Minggu, 3 Juli 2022 15:32 Reporter : Lia Harahap
Tips untuk Jemaah Agar Tak Mudah Buang Air Kecil Meski Banyak Minum saat di Armuzna Jemaah haji wukuf di Padang Arafah. ©REUTERS/Ahmed Jadallah

Merdeka.com - Jemaah haji terus diingatkan banyak minum air putih mengingat cuaca di Tanah Suci cukup panas. Rajin mengonsumsi air putih diharapkan bisa mencegah jemaah haji dari dehidrasi.

"Di Saudi, ekstremnya karena suhu tinggi dan kelembaban rendah sehingga tidak sadar kita sudah kekurangan cairan. Maka support kami kepada semua jemaah, minum air jangan tunggu haus," kata Tim Kesehatan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dr Edi Supriyatna, di KKHI Makkah, Minggu (3/7).

Tetapi banyak jemaah ragu menenggak minum terlalu sering. Alasannya, dibuat repot karena harus bolak balik ke kamar kecil.

dr Edi memberikan tips agar jemaah tak kerepotan bolak balik buang air kecil karena banyak minum. Menurutnya, hal itu bisa diatur dengan mengukur batasan air yang dikonsumsi. Yakni minimal 200 ml per jam atau satu gelas belimbing per jam saat aktivitas.

"Agar tidak dehidrasi dan tidak sering kencing, minum diatur 200 ml/jam dan dicampur dengan setengah sachet oralit. Diminum setiap satu jam sekali, saat beraktivitas. Minumnya pelan-pelan dan dinikmati,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Tips Menghindari Hidung Mimisan

dr Edi juga memberikan tips untuk menjaga kelembaban dan menghindari hidung mimisan karena terlalu sering terpapar panas dan udara kering. Salah satunya dengan tetap menggunakan masker.

"Yang pasti, jangan terlalu capek dan cukup istirahat. Simpan energi, khususnya saat-saat ini yang sudah memasuki fase persiapan menuju pucak haji Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna)," pesannya.

Kepada para pembimbing ibadah, dr Edi berpesan agar terus mengimbau dan mengingatkan jemaah cukup istirahat atau menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar hotel tiga hari sebelum Armuzna. Jemaah perlu mempersiapkan kondisi fisiknya agar berada dalam kondisi prima saat di Armuzna.

"Kita semua harus ingat bahwa puncak dari ibadah haji adalah Armuzna, dan itu butuh fisik yang prima," tutup dr Edi.

Untuk diketahui, jemaah haji akan segera memasuki fase puncak haji. Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 8 Juli 2022. Jemaah mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah pada 7 Juli 2022. [gil]

Baca juga:
Delegasi Amirul Hajj Lakukan Konsolidasi dengan PPIH Arab Saudi Jelang Armuzna
Tim Pengawas Apresiasi Pelayanan Kesehatan KKHI untuk Jemaah RI
Tinjau KKHI, Naib Amirul Hajj Puji Kerja Petugas Kesehatan Layani Jemaah
Jelang Wukuf di Arafah, Ini Pesan Amirul Hajj ke Jemaah Haji Indonesia
Kemenag Tegaskan Pemegang Visa Mujamalah Harus Berangkat Lewat PIHK

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini