Tips buka puasa yang aman bagi penderita kurang darah

Selasa, 6 Juni 2017 20:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Tips buka puasa yang aman bagi penderita kurang darah Ilustrasi darah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Orang berpuasa akan melemah saat kadar gula dalam tubuhnya menurun. Untuk menormalkan kembali kadar gula darah itu terutama bagi penderita kurang darah, orang tersebut harus memilih makanan yang mencukupi gizi saat berbuka puasa.

Dikutip dari buku Sehat dan Bugar Selama Puasa dan Ramadan, karangan Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Universitas Diponegoro, Prof Dr. dr Anies, menjelaskan bahwa untuk penderita kurang darah saat berbuka puasa mulailah dengan minuman yang manis dan makanan yang mengandung gula, lunak serta mudah dicerna.

Misalnya sirup, sari buah, kolak, cendol, atau kurma. Setelah itu, berilah kesempatan kepada alat pencernaan untuk beristirahat, sementara kadar gula darah berangsur-angsur normal kembali. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan makan makanan lengkap. Makanan hendaknya yang menarik selera dan mudah dicerna.

Untuk makan sahur, dapat dipilih makanan yang memberikan rasa kenyang dalam waktu lama. Makanan yang demikian biasanya mengandung cukup protein serta lemak. Sebagai contoh, dapat dipilih telur dadar dan ceplok, dendeng, abon, berbagai jenis sayuran yang ditumis atau yang dimasak dengan cara menggunakan minyak goreng.

Sedangkan bagi penderita kurang darah terutama kekurangan zat besi, dalam menu untuk berbuka maupun makan sahur harus pula mengandung cukup zat besi. Misalnya, hati, daging, kuning telur, tempe, bermacam-macam kacang-kacangan serta sayur-sayuran berwarna hijau. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini