Terungkap Prajurit TNI di Tangsel Bunuh Kekasihnya Pakai Tangan Kosong

Korban diketahui atau ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kontrakan Kampung Bonjol, Pondok Aren.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Terungkap Prajurit TNI di Tangsel Bunuh Kekasihnya Pakai Tangan Kosong
Ilustrasi TNI (@ 2023 merdeka.com)

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, Pratu TS tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri berinisial N (26) dengan menggunakan tangan kosong.

Korban diketahui atau ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kontrakan Kampung Bonjol, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"(Pembunuhan pakai) Tangan kosong. Makanya yang saya bilang tadi kan sementara ini dia selama dia meninggalkan satuan ke tempat rekan wanitanya ini," kata Wahyu di Balai Kartini, Jakarta, Senin (3/2).

Kemudian, dia mengupamakan atau mengibaratkan terjadi cekcok antar keduanya yakni korban dengan terduga pelaku. Namun, terkait dengan Pratu TS yang menghilangkan nyawa korban dipastikan dengan menggunakan tangan kosong.

"Namanya tinggal bareng kan ya beberapa hari tentu ada cekcok, mungkin 'kok lu enggak mandi sih', gitu saja bisa ribut kan, atau 'kamu tidur terus ah atau kamu gantian ngepel', kita enggak tahu ya makanya kita dalami," ujarnya.

"Jadi, cekcok itu lah dia melakukan tindakan emosi, yang akhirnya ada tindakan fisik. Tapi tangan kosong ya, karena tidak ada bukti-bukti lain, tidak ada barang bukti lain yang menyebabkan penganiayaan, kekerasan dan meninggal," sambungnya.

Kendati demikian, dirinya menegaskan, jika sampai saat ini pihaknya tengah memastikan penyebab terduga pelaku tegas melakukan perbuatannya itu terhadap pacarnya hingga alasan meninggalkan kedinasan.

"Tapi penyebabnya karena apa itu masih di dalami, banyak faktor ya. Apa karena masalah keluarga, masalah ekonomi," pungkasnya.

Denpom Jaya 1 TNI menetapkan Pratu TS sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri inisial N (26). Korban ditemukan meninggal di sebuah kamar kontrakan Kampung Bonjol, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Saat ini yang bersangka (inisial TS) sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Denpom Jaya 1/Tangerang," ujar Kapendam Jaya Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra saat dikonfirmasi, Sabtu (1/2).

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, TNI masih enggan membeberkan motif Pratu TS tega membunuh kekasihnya sendiri. Deki mengatakan, TNI masih intens memeriksa tersangka.

"Proses pemeriksaan secara intensif untuk mendalami motif dan lain-lain terkait perbuatan yang bersangkutan, perkembangan hasil pemeriksaan akan disampaikan kemudian," ucap Deki.

Deki menjelaskan, sebelum kasus pembunuhan ini terungkap Pratu TS absen dari satuan Yonif 318 satuan Kostrad sejak 19 Januari 2025. Pelaku kemudian ditangkap di daerah Medang, Pagedangan, Tangerang.

Pada saat diperiksa, didapatkan fakta anggota TNI tersebut telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kekasihnya meninggal dunia.

"Saat dilaksanakan pemeriksaan kepada yang bersangkutan di satuan, diperoleh keterangan bahwa selama meninggalkan satuan yang bersangkutan melakukan tindakan kekerasan/penganiayaan kepada rekan wanitanya yang mengakibatkan meninggal dunia," jelas Deki.

Rekomendasi