Terungkap! Dito Ariotedjo Dicopot dari Menpora Sejak Pagi, Ini Alasan di Balik Reshuffle Kabinet

Dito Ariotedjo dicopot dari jabatan Menpora sebelum reshuffle kabinet sore hari. Mengapa keputusan ini diambil dan bagaimana responsnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terungkap! Dito Ariotedjo Dicopot dari Menpora Sejak Pagi, Ini Alasan di Balik Reshuffle Kabinet
Dito Ariotedjo dicopot dari jabatan Menpora sebelum reshuffle kabinet sore hari. Mengapa keputusan ini diambil dan bagaimana responsnya? (Merdeka.com)

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima informasi mengenai pencopotan jabatannya sejak Senin pagi. Keputusan ini datang sebelum Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan perombakan kabinet pada sore harinya.

Dito, yang menjabat Menpora sejak April 2023, menyatakan bahwa ia diinformasikan pagi hari untuk agenda pelantikan menteri baru sorenya. Namun, pelantikan Menpora baru ditunda karena kandidat pengganti masih dalam proses penentuan.

Pernyataan ini disampaikan Dito di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Senin malam. Ia menegaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden dan ia siap menerima keputusan tersebut.

Dito Ariotedjo, politikus muda Partai Golkar, menegaskan bahwa dirinya sepenuhnya menerima keputusan pencopotan tersebut. Ia menyatakan siap untuk mengemban tugas di bidang lain jika kembali diberi amanah oleh negara.

"Wah, saya nggak tahu (alasan reshuffle). Itu kan hak prerogatif Bapak Presiden. Jadi, kita terima saja. Kita kan prajurit, di mana pun siap ditugaskan," ujar Dito mengutip pernyataannya. Sikap ini menunjukkan kepatuhan terhadap keputusan pimpinan tertinggi.

Ia juga menambahkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Kementerian Pemuda dan Olahraga selama hampir tiga tahun. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi perjalanan kariernya ke depan.

Selama masa jabatannya, Dito Ariotedjo mengklaim telah melakukan sejumlah transformasi signifikan di bidang kepemudaan dan olahraga. Salah satu fokus utamanya adalah pembahasan revisi undang-undang olahraga nasional.

Selain itu, pembenahan tata kelola Pekan Olahraga Nasional (PON) juga menjadi prioritas yang telah ia tangani. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Dito berharap agar penggantinya kelak dapat melanjutkan program-program yang sudah berjalan. "Harapannya nanti pengganti barunya bisa meneruskan apa yang sudah kita lakukan dan belum tuntas," katanya, menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan program.

Setelah purna tugas dari jabatannya sebagai Menpora, Dito Ariotedjo mengungkapkan rencananya untuk kembali menjelajahi dunia swasta. Dunia ini bukan hal baru baginya, mengingat ia telah berkecimpung di sana sebelum menjadi seorang menteri.

Dito yang masih berusia 35 tahun merasa memiliki banyak waktu untuk petualangan baru. "Saya masih 35 tahun. Saya baru jadi menteri belum sampai tiga tahun. Jadi, pastinya banyak petualangan baru yang akan saya jalankan," ujarnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa ia tidak akan berhenti berkarya dan mencari tantangan baru di luar ranah pemerintahan. Pengalaman singkatnya di Kemenpora akan menjadi modal berharga untuk langkah selanjutnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi