Pengadilan Negeri Surakarta (PN Solo) menggelar sidang gugatan Citizen Lawsuit keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi, Selasa (27/1). Agenda sidang adalah pemeriksaan saksi yang dihadirkan tergugat 1, Jokowi.
Kuasa hukum Jokowi, YB Irpan menghadirkan 2 orang saksi yang merupakan teman Jokowi. Mereka adalah Saminudin Barowi dan Mustoha Iskandar. Kedua saksi mengaku mengenal Jokowi dan tidak mengenal kedua penggugat alumni UGM, Top Taufan Hakim dan Bangun Sutoto.
Saminudin Barowi mengaku satu angkatan dengan Jokowi, baik saat masuk UGM maupun saat wisuda kelulusan.
"Dengan pak Jokowi cukup dekat. Kalau cerita-cerita ya cuma masalah perkuliahan," ujar Saminudin, menjawab pertanyaan hakim.
Advertisement
Kacamata Jokowi
Terkait penggunaan kacamata pada ijazah, Saminudin mengaku memang diperbolehkan. Selain Jokowi ada beberapa lulusan lain yang juga berkacamata.
"Memang saat itu diperbolehkan pakai kacamata. Ada beberapa teman yang pakai kacamata, kalau saya tidak pakai," ungkapnya.
Advertisement
Singgung Kelulusan Jokowi
Ia menambahkan, saat kelulusan semua wisudawan menerima ijazah dari Fakultas Hukum UGM termasuk Jokowi.
"Iya kita semua terima ijazah, saya juga lihat ijazah Jokowi," katanya.
"Kita dulu dengan pak Jokowi sama-sama masuk, kegiatan juga sama-sama. Praktik-praktik juga sama-sama. Kita wisuda juga sama-sama du Purna Budaya, tanggal 19 November 1985," terangnya.