Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik dan Jaringan Komunikasi untuk Korban Banjir Kalsel
Telkomsel bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan layanan komunikasi bagi masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan, wujud kepedulian melalui program CSR "SambungkanSenyuman".
Telkomsel menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan menyalurkan berbagai bantuan. Program Corporate Social Responsibility (CSR) "SambungkanSenyuman" menjadi payung aksi kemanusiaan ini. Bantuan disalurkan secara bertahap di beberapa wilayah yang mengalami musibah banjir bandang.
Banjir yang melanda Kalsel ini disebabkan oleh hujan deras yang mengakibatkan peningkatan signifikan debit air sungai. Akibatnya, berbagai infrastruktur dan fasilitas publik mengalami kerusakan parah, mengganggu aktivitas warga. Telkomsel berupaya meringankan beban korban dan memastikan konektivitas tetap terjaga.
Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, menyatakan simpati mendalam atas musibah ini. Pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan secara efektif dan efisien. Fokus utama juga pada pemulihan jaringan telekomunikasi demi kelancaran informasi dan komunikasi warga.
Telkomsel Hadirkan Bantuan Logistik dan Data Gratis
Telkomsel menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok penting bagi masyarakat terdampak banjir di Kalsel. Bantuan ini mencakup mi instan, biskuit, beras, sarden, air mineral, minyak goreng, dan susu. Penyaluran dilakukan di beberapa kecamatan yang terdampak parah.
Wilayah yang menerima bantuan ini meliputi Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar. Distribusi bantuan dirancang untuk menjangkau lokasi-lokasi yang paling membutuhkan. Ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam program "SambungkanSenyuman".
Selain logistik, Telkomsel juga memberikan dukungan komunikasi krusial. Sebanyak 300 voucher paket data internet gratis disalurkan kepada warga Desa Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat berkomunikasi di tengah kondisi darurat.
Arif Rahman Hakim menegaskan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Telkomsel berharap warga dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal. Inisiatif ini mencerminkan integrasi prinsip ESG dalam operasional bisnis berkelanjutan perusahaan.
Pemulihan Jaringan dan Komitmen ESG Telkomsel
Banjir di Kalsel tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga berdampak pada infrastruktur telekomunikasi. Terputusnya jalur fiber optik dan pemadaman listrik sempat mengganggu layanan Telkomsel. Kerusakan ini meliputi perkantoran, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah.
Menanggapi kondisi tersebut, Telkomsel berkoordinasi dengan Telkom Group dan pemangku kepentingan terkait. Mereka melakukan penanganan teknis untuk memulihkan infrastruktur dan perangkat pendukung yang terganggu. Tujuannya adalah agar layanan telekomunikasi Telkomsel dapat beroperasi kembali sepenuhnya.
Prioritas utama Telkomsel adalah keselamatan dan keamanan jaringan telekomunikasi. Hal ini penting agar masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa krisis. Upaya pemulihan jaringan terus diintensifkan di wilayah terdampak.
Komitmen Telkomsel dalam menyalurkan bantuan ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan berupaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Ini menunjukkan tanggung jawab sosial Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi.
Sumber: AntaraNews