Sebanyak 2.839 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kecamatan Guntur menjadi daerah terdampak paling parah, setelah hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu memicu meluapnya aliran air dan merendam permukiman warga.
"Jadi debit air Sungai Tuntang meningkat dan mengakibatkan tiga titik tanggul Sungai Tuntang jebol," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, Sabtu (4/4).
Titik jebol itu berada di Dukuh Solondoko sepanjang sekitar 30 meter dan Dukuh Solowire sekitar 10 meter Desa Trimulyo, Kecamatan Sayung. Serta di Desa Sidoharjo Kecamatan Sayung sepanjang sekitar 15 meter.
"Dampaknya delapan desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Genangan di sejumlah wilayah dilaporkan mencapai 100 hingga 150 sentimeter dan menyebabkan ribuan warga mengungsi," ungkapnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto menambahkan, berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap persoalan menahun ini berasal dari hulu, terutama di Bendung Glapan di wilayah Grobogan.
“Kalau menurut saya, salah satu yang harus diperbaiki adalah Bendung Glapan di hulunya,” kata dia.
Menurut dia, perubahan debit air di hulu berlangsung cepat, sehingga penanganan di hilir tidak akan cukup jika bagian atas tidak dibenahi.
Advertisement
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Tidak bisa kita seperti pemadam kebakaran, banjir datang baru ditangani. Ini tidak akan selesai. Makanya kita akan rapat dengan bupati, wali kota, dan kementerian terkait, mulai dari wilayah hulu sampai hilir,” kata dia saat peninjauan banjir di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak pada Sabtu, 4 April 2026
Pemprov Jateng akan menggelar rapat lintas daerah dan kementerian untuk membahas penanganan Sungai Tuntang secara komprehensif.
"Semua harus kita dudukkan bersama, karena di dalam sungai ada berbagai persoalan, mulai dari sedimentasi, bangunan, hingga lahan bersertifikat," katanya.