Tak Senang Disuruh Mundur, Sopir Truk di Bontang Tikam Teman

Kamis, 14 Oktober 2021 00:30 Reporter : Saud Rosadi
Tak Senang Disuruh Mundur, Sopir Truk di Bontang Tikam Teman Pisau ancam. ©shutterstocks

Merdeka.com - Seorang sopir truk di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Hasan (35), diringkus polisi, Selasa (12/10) malam. Dia diringkus karena menikam temannya dengan badik.

Peristiwa itu terjadi di areal perusahaan PT EUP, kawasan Bontang Selatan, Selasa (12/10) malam sekitar pukul 21.30 Wita. Polisi menyebut kejadian itu bermula dari salah paham antara pelaku dan korban.

Sebelum kejadian, korban meminta pelaku memundurkan truknya yang sedang memuat buah kelapa sawit. Alasannya, untuk membenarkan posisi kendaraan besar itu.

"Jadi sebelum kejadian, posisi truk pelaku sudah berada di atas timbangan," kata Kasi Humas Polres Bontang AKP Suyono kepada merdeka.com, Rabu (13/10).

Hasan naik pitam karena disuruh mundur. Dia pun turun dari truk dan mendatangi korban.

"Pelaku ini mendatangi korban yang saat itu berada di atas mobil, dan langsung menikamkan badik," ujar Suyono.

Akibat tikaman badik itu, korban mengalami dua luka di telapak tangan kanan dan perut sekitar pinggang. "Korban dirawat di rumah sakit," tambah Suyono.

Peristiwa itu dilaporkan ke kepolisian. Hasan pun cepat diringkus kepolisian dan dijebloskan ke penjara. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Juga Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 karena membawa senjata tajam dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara," pungkas Suyono. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini