Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 telah sukses digelar di Lasem, Kabupaten Rembang, menjadi sorotan utama dalam upaya mendokumentasikan peran penting pesantren dan santri. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober, dan menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari tokoh agama hingga pejabat pemerintahan daerah.
Pameran tersebut secara spesifik bertujuan untuk menyiarkan serta menyuarakan kontribusi nyata para santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan menampilkan 123 karya foto, kegiatan ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat luas.
Melalui ruang ekspresi ini, masyarakat diajak untuk melihat lebih dekat aktivitas keseharian dan dedikasi santri. Pameran ini juga menegaskan bagaimana pesantren terus memperkuat fondasi kebangsaan, senantiasa memikirkan kemajuan bangsa dengan persatuan sebagai modal utama.
Advertisement
Advertisement
Mengungkap Kontribusi Santri bagi Bangsa
Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem, Kiai Haji Sholahudin Fatawi atau Gus Din, menegaskan bahwa Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 memiliki makna yang sangat penting. Menurutnya, tujuan utama pameran ini adalah untuk menyiarkan, memberitakan, sekaligus menyuarakan kontribusi para santri bagi bangsa Indonesia.
Gus Din menyebut, "Pameran ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat." Ia menambahkan bahwa pesantren telah memberikan kontribusi luar biasa dalam memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesantren juga senantiasa merencanakan cara memperkokoh keberagaman demi tercapainya kehidupan yang maju dan makmur.
Lebih lanjut, Gus Din yang juga Takmir Masjid Jami' Lasem serta Ketua PCNU Lasem menjelaskan bahwa foto-foto yang dipamerkan merepresentasikan kesederhanaan pesantren dan santri. Dari lingkungan yang sederhana inilah, lahir kontribusi besar serta harapan-harapan mulia untuk kesejahteraan bersama.
Advertisement
Pihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat terus diselenggarakan secara berkesinambungan dan dengan skala yang lebih luas. Harapan tersebut bertujuan agar semakin banyak arsip dan dokumentasi yang dihimpun, sehingga masyarakat dapat melihat secara nyata peran santri dan pesantren.
Advertisement
Dukungan Pemerintah dan Pelestarian Arsip Nasional
Penyelenggaraan Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 mendapat sambutan positif dari berbagai pihak pemerintah daerah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Mutaqin, menyambut baik acara ini, khususnya dengan dipilihnya Lasem sebagai lokasi pameran.
Mutaqin meyakini bahwa pameran ini akan memberikan dampak positif bagi kunjungan wisata dan pengenalan Lasem sebagai destinasi budaya dan religi. Potensi Lasem sebagai pusat kebudayaan dan spiritual semakin terangkat melalui kegiatan semacam ini.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Rembang, Achmad Sholchan, menekankan pentingnya foto-foto dalam pameran ini sebagai bagian dari arsip bangsa. "Arsip menunjukkan bahwa santri memiliki peranan penting yang tak tergantikan dalam sejarah Indonesia," ujarnya.
Advertisement
Mohammad Faizin, Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, turut menyoroti kehidupan santri yang selalu menarik perhatian publik. Ia menyatakan, "Santri punya disiplin tinggi dan sejak dulu menjadi garda terdepan perjuangan bangsa." Pemerintah Provinsi Jateng juga memberikan perhatian serius terhadap pondok pesantren melalui Pergub No. 17/2025 sebagai turunan dari Perda Nomor 10 Tahun 2025.
Advertisement
Harmonisasi Tradisi dan Modernisasi Pesantren
Dalam konteks perkembangan zaman, Pengasuh Pondok Pesantren Kauman Rembang, KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'soem, mengingatkan pentingnya menjaga tradisi pesantren tanpa menolak modernisasi. Ia menegaskan, "Modernisasi adalah sesuatu yang pasti, bukan hanya urusan kekinian tetapi juga masa depan."
Menurut KH Zaim, foto-foto yang ditampilkan dalam pameran ini dapat diibaratkan sebagai potongan-potongan puzzle yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai pesantren dapat terus relevan di tengah perubahan zaman.
Camat Lasem, Sutarmi, juga melihat pameran ini sebagai momentum penting untuk mengenalkan Lasem ke berbagai kalangan. Baik secara nasional maupun internasional, pameran ini diharapkan dapat meningkatkan citra dan daya tarik Lasem.
Advertisement
Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 yang menghadirkan 123 karya foto hasil bidikan para jurnalis ini secara jelas menunjukkan bagaimana santri dan pesantren terus beradaptasi. Mereka tetap memegang teguh nilai-nilai luhur sambil membuka diri terhadap kemajuan, demi kemaslahatan umat dan bangsa.
Sumber: AntaraNews