Tahukah Anda? Lapas Kupang Tanamkan Budaya PHBS pada Warga Binaan untuk Lingkungan Sehat dan Produktif

Lapas Kupang berkomitmen menanamkan budaya PHBS pada warga binaan melalui penyuluhan, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan produktif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Lapas Kupang Tanamkan Budaya PHBS pada Warga Binaan untuk Lingkungan Sehat dan Produktif
Lapas Kupang berkomitmen menanamkan budaya PHBS pada warga binaan melalui penyuluhan, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan produktif. (AntaraNews)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), gencar menanamkan budaya hidup bersih dan sehat kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Inisiatif ini dilakukan melalui penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Oktober, di lingkungan Lapas tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kupang dalam menciptakan pembinaan yang holistik bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius Jawa Gili, menjelaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat sebagai budaya di lapas, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan produktif.

Antonius Jawa Gili menegaskan bahwa penyuluhan PHBS merupakan bagian integral dari upaya Lapas Kupang untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat secara menyeluruh.

Ia berharap setiap warga binaan benar-benar menerapkan PHBS dalam kesehariannya, sehingga kebiasaan baik ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan.

Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan mendasar bagi seluruh penghuni lapas. "Jika semua warga binaan membiasakan hidup bersih, maka lingkungan Lapas akan menjadi tempat pembinaan yang sehat, nyaman, dan produktif," ujar Antonius Jawa Gili.

Komitmen ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Kupang tidak hanya berfokus pada aspek mental dan keterampilan, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan warga binaan.

Materi penyuluhan PHBS disampaikan secara komprehensif oleh tenaga medis yang berkompeten di bidangnya.

dr. Fika Silvia, penanggung jawab Klinik Pratama Cendana Lapas Kupang, membahas berbagai aspek PHBS, mulai dari kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan hunian, hingga strategi pencegahan penyakit menular. "Tubuh yang sehat adalah modal utama untuk menjalani proses pembinaan dengan baik. Mari biasakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar kita terhindar dari penyakit," pesannya.

Selain itu, drg. Priska turut memberikan edukasi penting mengenai kesehatan gigi dan mulut. Ia mengingatkan akan krusialnya menjaga kebersihan mulut sebagai bagian tak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Kebersihan gigi dan mulut tidak boleh diabaikan. Biasakan menyikat gigi secara teratur dan periksa bila ada keluhan agar kesehatan tubuh tetap terjaga," tegas drg. Priska. Melalui kegiatan ini, Lapas Kupang secara konsisten membina warga binaan tidak hanya dari sisi mental dan keterampilan, tetapi juga melalui peningkatan kesehatan sebagai bagian dari proses pemasyarakatan yang manusiawi dan berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi