Tahukah Anda? Gubernur Banten Targetkan Ruang Bersama Indonesia Hadir di Setiap Desa dan Kelurahan

Gubernur Banten Andra Soni bertekad memperluas Ruang Bersama Indonesia (RBI) hingga ke seluruh desa dan kelurahan. Apa dampak positifnya bagi pemberdayaan perempuan dan anak di era digital?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Gubernur Banten Targetkan Ruang Bersama Indonesia Hadir di Setiap Desa dan Kelurahan
Gubernur Banten Andra Soni bertekad memperluas Ruang Bersama Indonesia (RBI) hingga ke seluruh desa dan kelurahan. Apa dampak positifnya bagi pemberdayaan perempuan dan anak di era digital? (Merdeka.com)

Gubernur Banten Andra Soni baru-baru ini mengumumkan target ambisius untuk memperluas jangkauan Ruang Bersama Indonesia (RBI) hingga ke setiap kecamatan, desa, dan kelurahan di wilayahnya. Inisiatif ini digadang-gadang sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, khususnya di tengah derasnya arus tantangan era digital.

Pengumuman tersebut disampaikan Andra Soni di Kota Serang, menandai komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda. Ia menekankan pentingnya ruang ramah anak yang sarat edukasi sebagai benteng dari ancaman konten digital yang tidak sesuai usia.

Melalui berbagai kegiatan positif seperti bermain di luar ruangan, olahraga, membaca, menggambar, hingga permainan tradisional, RBI diharapkan dapat mencegah dampak negatif gawai. Lebih dari itu, program ini bertujuan membangun karakter anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Kehadiran Ruang Bersama Indonesia (RBI) di setiap pelosok Banten bukan sekadar menyediakan tempat bermain, melainkan sebuah ekosistem holistik untuk pembentukan karakter anak. Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa meskipun gawai tidak untuk dijauhi, penggunaannya harus diarahkan agar bermanfaat bagi literasi dan pengembangan wawasan anak-anak. RBI hadir sebagai solusi konkret untuk menyeimbangkan interaksi anak dengan teknologi.

Program RBI di Banten merupakan bagian integral dari inisiatif nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini, melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat. Kolaborasi ini penting untuk memastikan implementasi regulasi perlindungan anak, termasuk PP Nomor 17 Tahun 2025, dapat berjalan efektif di daerah.

Ruang ramah anak yang edukatif ini dirancang untuk menjadi perisai dari paparan konten digital yang merugikan. Dengan adanya RBI, anak-anak memiliki alternatif kegiatan yang lebih positif dan interaktif, menjauhkan mereka dari potensi bahaya internet. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi penerus bangsa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, Siti Maani Nina, menjelaskan bahwa Ruang Bersama Indonesia memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar ruang bermain. RBI juga menjadi wadah penting untuk penguatan keluarga dan peningkatan literasi di masyarakat. Sebagai contoh, di Kampung Pekijing, RBI bahkan berhasil melibatkan anak-anak dalam kegiatan membaca untuk lansia, menciptakan interaksi lintas generasi yang harmonis.

Nina menambahkan, RBI berperan sebagai sarana sosialisasi yang efektif untuk menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, program ini secara aktif mendorong pola pengasuhan yang layak dan mempercepat upaya penurunan stunting, serta pengentasan kemiskinan ekstrem di Banten. Ini menunjukkan multidimensionalitas manfaat dari keberadaan RBI.

Upaya masif ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang tumbuh dalam ekosistem sehat, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan zaman adalah kunci keberhasilan visi tersebut. Tokoh masyarakat Kampung Pekijing, Edi Suryadi, juga mengamini dampak nyata RBI dan Festival Dolanan bagi warganya, khususnya dalam pembangunan literasi, pemberdayaan perempuan, anak, lansia, dan ekonomi keluarga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi