Tahukah Anda? Dua Pohon Bintaro Tumbang Akibat Angin Kencang di Jakarta Utara

Angin kencang di Jakarta Utara menyebabkan dua pohon tumbang dan sempal di Cilincing. Bagaimana upaya antisipasi selanjutnya oleh Sudin Tamhut terhadap insiden pohon tumbang di Jakarta Utara?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Dua Pohon Bintaro Tumbang Akibat Angin Kencang di Jakarta Utara
Angin kencang di Jakarta Utara menyebabkan dua pohon tumbang dan sempal di Cilincing. Bagaimana upaya antisipasi selanjutnya oleh Sudin Tamhut terhadap insiden pohon tumbang di Jakarta Utara? (AntaraNews)

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Jakarta Utara pada Kamis lalu menyebabkan dua insiden pohon tumbang dan sempal. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Cilincing, mengganggu sebagian aktivitas warga namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Utara segera bergerak cepat untuk mengevakuasi pohon-pohon tersebut. Penanganan sigap ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di area terdampak.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Christian Tambora, mengonfirmasi bahwa dua pohon tumbang saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Pihaknya terus memantau dan melakukan upaya preventif di berbagai lokasi rawan di Jakarta Utara.

Insiden pohon tumbang di Jakarta Utara dilaporkan terjadi di dua lokasi berbeda namun masih dalam satu kecamatan, yakni Cilincing. Salah satu pohon yang tumbang adalah jenis Bintaro dengan diameter sekitar 20 centimeter (cm) yang berada di area Taman Kapuas, Semper Barat.

Pohon Bintaro lainnya mengalami sempal pada bagian dahan dan memiliki diameter sekitar 15 cm. Kejadian sempalnya dahan pohon ini berlokasi di Jalan Sungai Progo, Kecamatan Cilincing, menambah daftar penanganan darurat oleh petugas.

Meskipun terjadi insiden yang cukup mengkhawatirkan, Christian Tambora menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat pohon tumbang di Semper Barat tersebut. "Sudah ditangani dan tidak ada korban," ujarnya, memberikan kepastian kepada masyarakat.

Penanganan cepat oleh petugas di lapangan berhasil mengamankan lokasi dan membersihkan sisa-sisa pohon yang tumbang. Hal ini menunjukkan kesigapan Sudin Tamhut dalam merespons kondisi darurat yang disebabkan oleh cuaca ekstrem.

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara tidak hanya berfokus pada penanganan insiden yang sudah terjadi, tetapi juga aktif melakukan upaya pencegahan. Penopingan atau pemangkasan pohon secara rutin menjadi salah satu strategi utama mereka.

Upaya penopingan ini dilakukan di sejumlah wilayah yang teridentifikasi memiliki pohon-pohon rawan tumbang atau sempal. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko kejadian serupa, terutama saat musim hujan disertai angin kencang.

Christian Tambora menjelaskan bahwa tindakan preventif ini sangat penting untuk menjaga keselamatan warga dan infrastruktur kota. Dengan pemangkasan yang teratur, pohon-pohon dapat tumbuh lebih stabil dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Komitmen Sudin Tamhut dalam menjaga lingkungan perkotaan dan keselamatan publik terus ditingkatkan. Mereka berharap melalui program penopingan dan pemeliharaan rutin, insiden pohon tumbang di Jakarta Utara dapat diminimalisir secara signifikan di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi