Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamen Kemendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah Maluku. Apresiasi ini terkait upaya revitalisasi situs budaya dan sejarah di wilayah tersebut.
Salah satu fokus utama adalah Benteng Victoria di Ambon, yang dinilai memiliki nilai historis dan budaya yang sangat penting. Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk mempromosikan identitas lokal yang kuat.
Bima Arya menyampaikan pujian ini saat menghadiri Festival Benteng Victoria di Ambon pada Jumat (18/10). Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak dalam mewujudkan tujuan ini.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Pelestarian Warisan Budaya
Bima Arya Sugiarto menyoroti pentingnya mengubah landmark bersejarah seperti Benteng Victoria. Landmark ini harus menjadi aset budaya dan pariwisata yang bernilai tinggi.
Ia membandingkan dengan kota-kota lain seperti Manila atau Singapura yang berhasil memanfaatkan benteng kuno. Kota-kota tersebut menjadikannya daya tarik budaya dan ekonomi yang signifikan.
Menurut Bima, tidak banyak kota di Indonesia yang memiliki warisan budaya sekaya Ambon. Oleh karena itu, potensi Ambon harus dimaksimalkan dengan baik.
Advertisement
Upaya Revitalisasi Situs Budaya Maluku ini diharapkan dapat menarik wisatawan dan memperkuat ekonomi lokal. Ini juga akan menjaga kelestarian identitas sejarah daerah.
Advertisement
Komitmen Maluku untuk Identitas Berkelanjutan
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan kembali komitmen pemerintah provinsi. Komitmen ini adalah menjadikan budaya sebagai fondasi identitas lokal dan kemajuan berkelanjutan.
Lewerissa menyambut baik Festival Benteng Victoria sebagai platform vital. Festival ini bertujuan memperkuat identitas budaya dan mempromosikan pembangunan melalui pelestarian warisan.
Benteng Victoria, yang juga dikenal sebagai Fortaleza Nossa Senhora da Annunciada, merupakan ikon bersejarah Ambon. Benteng ini memiliki nilai budaya yang signifikan bagi masyarakat.
Advertisement
Gubernur Lewerissa mendesak seluruh warga Maluku untuk menjunjung tinggi budaya mereka. Budaya harus menjadi identitas pemandu dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Kolaborasi untuk Pembangunan Peradaban
Wamen Kemendagri Bima Arya menyatakan bahwa Ambon dan Maluku sedang membangun peradaban. Mereka juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Upaya ini membutuhkan kolaborasi erat dari berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah kota dan provinsi, tetapi juga kementerian terkait harus terlibat aktif.
Sinergi ini krusial untuk memastikan bahwa proyek Revitalisasi Situs Budaya Maluku berjalan efektif. Hal ini juga untuk memastikan dampak positifnya terasa luas.
Advertisement
Dengan pendekatan holistik, pelestarian situs bersejarah dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Ini juga akan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap warisan mereka.
Sumber: AntaraNews